"Percekcokan itu cuma pagi-pagi aja, cuma perseteruan aja hanya selisih paham, masalah itu sudah clear.
Tapi saya enggak tahu mungkin antara pelaku ada dendam, hanya mereka yang tahu," imbuh Amelia.
Setelah tega menusuk Sandhy, terduga pelaku langsung kabur hingga kini.
"Pelaku melarikan diri setelah kejadian itu langsung kabur," ujar Amelia.
Kasus miris yang menimpa keluarganya itu sontak membuat Amelia menangis.
Amelia mengaku kasihan dengan tiga anak korban yang pilu ditinggal sang ayah.
Anak kedua korban sampai histeris mengetahui Sandhy tewas dibunuh.
"Anak-anak belum pada tahu, cuma anak kedua sempat teriak 'ayahku enggak mati, ayahku tidur'.
Kalau anak pertama belum tahu, kita asingkan ke tetangga dulu. Karena anaknya dekat sama bapaknya, tidur juga nyarinya bapak," akui Amelia.
"Almarhum adik ipar saya itu supel, suka bergaul. Siapapun orangnya itu dia suka ngobrol, orangnya asik, suka menolong," sambungnya.
Dimakamkan Tengah Malam
Aktor sinetron Sandy Permana yang tewas ditusuk di Perumahan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Minggu (12/1/2025) pagi langsung dimakamkan jelang tengah malam pada hari yang sama.
Aktor berusia 46 tahun itu dimakamkan pada Minggu (12/1/2025) malam.
Usai diotopsi di RS Polri Kramat Djati, jenazah Sandy Permana dipulangkan ke Cibarusah untuk segera dimakamkan.
Proses pemakaman jenazah Sandy Permana pun dilaksanakan di malam itu.
Jenazah Sandy Permana disalatkan di masjid Al Ikhlas yang berlokasi di Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat sekitar pukul 23.00 WIB, Minggu (12/1/2025).
Baca tanpa iklan