RDF Plant Rorotan disebut sebagai fasilitas pengolahan sampah terbesar dan terbaik di dunia dalam mengolah sampah basah menjadi bahan bakar alternatif.
Teknologi ini dikembangkan oleh Poltak Sitinjak, inventor yang telah mematenkan sistem RDF tersebut.
Baca juga: Biaya Pengobatan Warga yang Terdampak Bau RDF Rorotan Akan Ditanggung Pemprov Jakarta
“Dari 2.500 ton sampah yang masuk, RDF Plant Rorotan mampu menghasilkan 875 ton RDF siap jual. Teknologi ini kami rancang agar efisien, ramah lingkungan, dan bernilai ekonomi,” kata Poltak.
Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Soal Isu Bau, Pakar ITB Sebut RDF Rorotan Dilengkapi Alat Kontrol Polusi Udara
Baca tanpa iklan