TRIBUNNEWS.COM - Sebuah video yang memperlihatkan atap bangunan di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta ambruk mendadak viral di media sosial, khususnya Instagram.
Video yang diunggah akun @Jakarta.Terkini itu menampilkan detik-detik bagian atap bandara jebol akibat tak mampu menahan genangan air hujan.
Dalam rekaman berdurasi 17 detik tersebut, terlihat air tumpah ke area terminal disertai teriakan kaget dari para penumpang.
Peristiwa ini dibenarkan oleh Asisten Deputi Komunikasi dan Legal Bandara Soekarno-Hatta, Yudis Tiawan. Ia menyebut kejadian berlangsung pada Senin (6/4/2026) saat hujan deras mengguyur kawasan bandara sejak siang hari.
“Betul kejadian hari ini dan lokasi kebocorannya ada di samping gate 7 menuju gate 8 area keberangkatan internasional,” ujarnya.
Menurut Yudis, intensitas hujan yang sangat tinggi membuat atap tidak mampu menampung air, sehingga terjadi kebocoran hingga akhirnya sebagian struktur ambruk dan mengejutkan penumpang di lokasi.
Meski demikian, hingga saat ini belum ada laporan mengenai korban jiwa dalam insiden tersebut.
Petugas bandara langsung dikerahkan untuk mensterilkan area terdampak dan memastikan keselamatan penumpang.
“Betul kejadian hari ini, jadi hujannya tidak terprediksi karena turun deras banget beberapa waktu yang lalu,” tambahnya.
Pihak Angkasa Pura Indonesia juga telah bergerak cepat melakukan penanganan dan perbaikan pada bagian atap yang mengalami kebocoran.
Proses perbaikan kini lebih mudah dilakukan setelah kondisi cuaca mulai membaik.
“Sudah langsung kami tangani, kebetulan sudah enggak ada hujan jadi perbaikan kebocoran juga lebih mudah ditangani,” jelas Yudis.
Insiden ini menjadi perhatian publik mengingat Bandara Internasional Soekarno-Hatta merupakan bandara terbesar di Indonesia dengan aktivitas penumpang yang sangat padat setiap harinya.
Baca juga: Kopassus–Pasukan Garuda Siaga di Soetta Jelang Kedatangan 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon
Mengenal Terminal 3 Soekarno-Hatta
Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta menjadi simbol modernisasi transportasi udara di Indonesia.
Baca tanpa iklan