TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tangis menyelimuti ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada kasus kebakaran gedung PT Terra Drone, Rabu (15/4/2026).
Mimi Adriani, ibu dari korban Rayhansyach Pinago yang tewas dalam peristiwa tragis tersebut, tak kuasa menahan air mata saat menceritakan kehilangan anak kesayangannya di hadapan majelis hakim.
Baca juga: Sosok 3 Srikandi Dalam Sidang Terdakwa Dirut PT Terra Drone yang Mencuri Perhatian
Momen itu terjadi saat Mimi dihadirkan sebagai saksi dalam sidang perkara tersebut, dengan terdakwa Direktur Utama (Dirut) PT Terra Drone Indonesia, Michael Wisnu Wardhana.
Mulanya, jaksa menanyakan kepada saksi Mimi sudah berapa lama anaknya, Rayhansyach Pinago, bekerja di PT Terra Drone.
Baca juga: Kasus Kebakaran Gedung Terra Drone, Berkas Perkara Dilimpahkan ke Kejaksaan
"Anak saya itu bergabung pada Februari. Kurang lebih dia sudah 11 bulan dan belum berkeluarga," ucap Mimi.
Jaksa lalu menanyakan bagaimana keluarga mendapatkan informasi kejadian tersebut.
Mimi menceritakan, saat kejadian dirinya sedang berkebun di depan rumahnya, kemudian tidak sengaja membuka aplikasi WhatsApp di ponselnya.
Kemudian, ada pesan dari pihak HRD PT Terra Drone.
Pesan tersebut menginformasikan bahwa anak kesayangannya, Rayhan, telah tiada akibat kebakaran di gedung Terra Drone, Jakarta Pusat.
"Saya terima WA dari Pak Umay (HRD Terra) yang menyatakan, 'Ibu, dengan berat hati kami dari PT Terra Drone, telah terjadi kebakaran di kantor, dan saat ini Rayhansyah dinyatakan sudah meninggal dunia. Saat ini jenazah berada di Rumah Sakit Polri'," ucap Mimi menirukan pesan tersebut.
Mimi mengatakan pihak perusahaan meminta keluarga datang ke Rumah Sakit Polri untuk proses identifikasi.
"Saya langsung jam 5 sore meluncur ke Rumah Sakit Polri," imbuhnya.
Setibanya di RS Polri, Mimi mengatakan dirinya langsung diminta memberikan sampel air liur hingga kikisan gigi untuk membantu mengidentifikasi jenazah Rayhan.
"Saya langsung diambil air liurnya, terus gigi saya juga agak dikikir. Sudah, Pak, dilakukan. Jenazah saya ambil hari Rabu, itu jam 6 sore," ujarnya.
Baca tanpa iklan