News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Kecelakaan Kereta di Bekasi, Polisi Soroti Human Error hingga Dugaan Kelalaian Sopir Taksi Listrik

Editor: Muhammad Zulfikar
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TAKSI GREEN SM - Kondisi mobil taksi Green SM usai tertabrak kereta KRL di kawasan perlintasan kereta Ampera, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026). Taksi listrik Green SM Indonesia menjadi sorotan setelah musibah tabrakan Kereta Argo Bromo yang menghantam KRL commuterline di Stasiun Bekasi Timur. Sebab, sebelum kejadian tersebut, ternyata didahului peristiwa tabrakan lain tak jauh dari stasiun yang melibatkan operator taksi Green SM. Tribunnews/Jeprima


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya sampai saat ini tengah melakukan pendalaman terkait kecelakaan taksi listrik dengan kereta rel listrik di perlintasan sebidang Ampera Bekasi.

Sopir taksi listrik inisial RRP sudah menjalani pemeriksaan.

Baca juga: MTI Soroti Pendidikan Penjaga Palang Pintu Kereta yang Belum Tersertifikasi Baik: Harus Refreshment

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Komarudin mengatakan dari hasil pemeriksaan awal ada beberapa kemungkinan yang menyebabkan terjadinya laka.

"Ya bisa jadi human error, bisa jadi faktor jalan, bisa jadi faktor kendaraan. Ini masih dalam kajian ataupun penelitian dari tim TAA (Traffic Accident Analysis) dari Korlantas," ucapnya di Gedung TMC Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (30/4/2026).

Baca juga: Korlantas Polri Hanya Analisis Kecelakaan Taksi Listrik Vs KRL

Untuk kejadian tersebut ditangani tim TAA (Traffic Accident Analysis).

Penyebab kecelakaan membutuhkan waktu untuk dikaji secara mendalam.

"Kita masih melakukan pendalaman, kajian unsur kelalaian yang sampai dengan
menjadi penyebab dari kecelakaan itu," jelas Kombes Komarudin.

Pihak kepolisian hanya fokus pada kasus laka di perlintasan sebidang.

Sedangkan kecelakaan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek menjadi kewenangan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Kombes Komarudin menerangkan terkait kecelakaan taksi listrik dengan KRL tidak bisa tunjuk hidung siapa yang disalahkan.

Sebab TKP kecelakaan di perlintasan sebidang sehingga perlu dilihat apakah perlintasan tersebut sudah memenuhi aspek keamanan.

"Ini tempat kejadian perkaranya berada di lintasan sebidang ya ada ketentuan-ketentuan di sana terkait dengan masalah palang perlintasan, kondisi jalan seperti apa, itu yang nanti masih akan kita kaji. Nanti hasil TAA nanti yang akan melihat itu semua," tukasnya.

Baca juga: Dari Taksi ke Sistem Perkeretaapian, Komisi V DPR Minta Audit Menyeluruh Insiden KA Bekasi Timur

Dugaan Kelalaian Sopir Taksi Listrik

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mengungkap, adanya dugaan kelalaian pengemudi taksi listrik dalam insiden kecelakaan yang melibatkan KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Jawa Barat.

Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri Brigjen Pol Faizal menjelaskan, kecelakaan tersebut terjadi di dua lokasi berbeda.

Menurut Faizal, lokasi pertama berada di perlintasan sebidang sekitar Stasiun Bekasi Timur. 

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini