TRIBUNNEWS.COM – Politisi PDI Perjuangan, Ribka Tjiptaning, meminta semua pihak tidak berprasangka buruk terhadap peristiwa penyerangan Kantor DPP PDI Perjuangan di Jalan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Sabtu (20/4/2013) malam.
"Kita tidak boleh berprasangka buruk atau suudzon atas peristiwa tersebut. Tunggu saja investigasinya," kata Ribka Tjiptaning di Jakarta, Minggu (21/4/2013).
Ribka menuturkan, saat ini investigasi masih terus dilakukan terkait peristiwa tersebut. Hal itu dilakukan agar dapat mengetahui motif penyerangan. Apalagi saat ini nuansa sudah menjelang pemilu 2014. "Bisa saja hal remeh dipolitisasi," ujarnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, sekelompok anggota TNI Angkatan Darat dikabarkan menyerang Kantor DPP PDI Perjuangan di Jalan Lenteng Agung, Jakarta Selatan.
Informasi yang diperoleh, penyerangan berawal dari kecelakaan di depan SPBU yang letaknya di samping Kantor DPP PDIP. Kecelakaan dialami pelajar SMA. Pelajar tersebut kemudian dipukuli oleh orang yang diduga anggota TNI. Saat itu, petugas keamanan DPP PDIP memisahkan.
Sekitar 30 menit kemudian, datang sekitar 12 anggota TNI AD, dan langsung menyerang pos Satgas DPP yang letaknya di depan kantor. Ajudan resmi Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, menangkap dua anggota TNI yang merangsek masuk tersebut. Dua anggota tersebut, yakni Praka J dan Prada R. Belum diperoleh informasi lebih jelas tentang peristiwa ini.