TRIBUNNEWS.COM, SOLO — Kepala Kantor Urusan Agama Banjarsari, Mukhtarozi yang akan jadi penghulu Gibran Rakabuming Raka dengan Selvi Ananda mendapat pesan dari keluarga Presiden Joko Widodo.
Apa pesannya? "Pesannya cuma satu, jangan diistimewakan. Disamakan saja dengan yang lain," ujar Mukhtar.
Mukhtar akan menjadi penghulu pada akad nikah Gibran-Selvi yang dilakukan pada Kamis (11/6/2015) pukul 09.00. Proses akad nikah dilakukan di Graha Saba Buana, Jalan Letjen Soeprapto, Sumber.
Bagaimana perasaan Mukhtarozi? Sang penghulu pun mengaku khawatir diberi mandat menikahkan putra sulung Presiden Jokowi itu.
"Kalau dibilang deg-degan, ya deg-degan. Beban psikologis lebih besar karena yang datang bukan orang biasa dan dilihat semua orang," ujar Mukhtar saat dijumpai di kantornya, Selasa pagi ini.
Setelah namanya mencuat sebagai orang yang dipilih sebagai penghulu Gibran-Selvi, Mukhtar mengaku langsung mendapat banyak telepon dari kerabatnya. Tak tanggung-tanggung, para kerabat itu mengingatkan Mukhtar untuk tak membuat kesalahan dalam proses akad nikah Gibran-Selvi pada Kamis (11/6/2015).
Supaya tak membuat kesalahan, Mukhtar yang sudah sejak tahun 1991 menjadi petugas pencatat nikah (PPN) itu sengaja menyiapkan catatan. Geladi bersih pun sudah dilakukan bersama Gibran dan Selvi.
"Alhamdulillah, sejauh ini lancar. Tinggal pelaksanaan hari H saja," kata dia.