TRIBUNNEWS.COM, BALI - Komite Etik Munaslub Golkar mengakui berkoordinasi dengan Badan Intelijen Negara (BIN).
Kerjasama dilakukan untuk mengawasi penyelenggaraan Munaslub Golkar.
"Ya dengan BIN juga, baru kali ini. Ya pokoknya ada lah kerjasama. Dan mekanisme kerjanya kita juga ada," kata Wakil Ketua Komite Etik Lawrence Siburian di Bali Nusa Dua Convention Center, Bali, Sabtu (14/5/2016).
Lawrence mengatakan kerjamasama dengan BIN merupakan yang pertama kali dilakukan Golkar.
Begitu pula dengan pembentukan Majelis Etik yang bertugas mengawasi calon ketua umum dan menegakkan aturan.
"Baru pertama kali ini. Dan kitapun berkoordinasi dengan polisi, dengan KPK, dengan BIN. Baru kali ini," ujarnya.
Mengenai tugas intelijen, Lawrencen mengatakan anggota BIN itu tersebut hadir di arena Munaslub.
Kerjasama itu dilakukan melalui MoU dengan Kepala BIN Sutiyoso.
"Kalau misalnya ada keputusan yang didiskualifikasi tentu ada perlawanan. Nah di situ kita sudah ada kerjasama untuk hal-hal seperti itu," katanya.