News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Antisipasi Penyebaran HMPV, Pemerintah Diminta Perketat Sistem Pemantauan di Pintu Masuk Negara

Penulis: Rizki Sandi Saputra
Editor: Adi Suhendi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Nihayatul Wafiroh.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Nihayatul Wafiroh meminta pemerintah untuk dapat menaruh fokus pada perkembangan virus Human Metapneumovirus (HMPV) yang tengah mewabah secara cepat di Cina.

Kata Nihayatul, pemerintah harus bisa mengantisipasi terjadinya penyebaran wabah tersebut di Indonesia.

Salah satunya dengan memperketat pemantauan di pintu-pintu masuk negara.

"Pemerintah perlu meningkatkan sistem pemantauan di pintu-pintu masuk negara, seperti bandara dan pelabuhan, untuk memeriksa gejala-gejala yang mirip dengan infeksi saluran pernapasan akut. Ini termasuk penggunaan tes diagnostik yang tepat untuk mendeteksi virus HMPV lebih awal," ujar Nihayatul dalam keterangannya, Minggu (5/1/2025).

Pemerintah pun diharapkan berkoordinasi dengan World Health Organization (WHO) dan negara lain untuk mendapatkan informasi mengenai penyebaran virus HMPV dan vaksinasi yang diperlukan.

Baca juga: Virus HMPV Menyebar Luas di China, Kemenkes Imbau Masyarakat Indonesia Waspada

Menurut dia, upaya itu menjadi salah satu deteksi dini bagi pemerintah untuk bisa mengantisipasi terjadinya penyebaran virus secara masif.

"Pemerintah perlu terus berkoordinasi dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan negara-negara yang terdampak untuk mendapatkan informasi terkini mengenai virus ini, termasuk pola penyebaran, tingkat virulensi, dan vaksinasi yang diperlukan," jelas Nihayatul.

Tak cukup di situ, pemerintah pun perlu memberikan edukasi kepada masyarakat tanpa memberi rasa khawatir. 

"Edukasi Masyarakat tanpa memberikan rasa khawatir. Menyampaikan informasi yang jelas dan tepat kepada masyarakat mengenai cara-cara pencegahan infeksi, seperti mencuci tangan, menggunakan masker jika sakit, dan menjaga kebersihan lingkungan, tetap penting untuk mencegah penyebaran virus," ujar Nihayatul.

Baca juga: Wabah Virus HMPV Merebak di China, Pemerintah Perketat Pengawasan di Pintu Masuk RI

Meski wabah HMPV ini belum menunjukkan ancaman sebesar Covid-19, kata dia, pemerintah perlu menerapkan langkah-langkah pencegahan yang proaktif dan berbasis data.

Tak hanya itu, pemastian rumah sakit dan tenaga kesehatan untuk siap menangani virus HMPV juga harus menjadi satu fokus.

Pasalnya, kapasitas tenaga medis menjadi kunci menghadapi wabah virus tersebut.

"Memastikan rumah sakit dan tenaga kesehatan siap menangani kasus infeksi virus pernapasan lainnya. Peningkatan kapasitas tenaga medis dalam menghadapi wabah virus pernapasan juga menjadi kunci," jelas Nihayatul.

Sebagai informasi, HMPV adalah virus yang dapat menyebabkan infeksi saluran pernapasan, dengan gejala yang mirip flu biasa seperti batuk, pilek, demam, dan sesak napas. 

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda

Berita Populer

Berita Terkini