TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti meminta politikus hingga pengusaha untuk berhenti mempersoalkan kebijakan pelarangan penggunaan cantrang.
"Kita ini sudah gaduh terus. Dari angka-angka 212, 412, kebhinekaan. Kerja kerja kerja, stop berwacana, stop adu domba dan mari kita kerja bangun negeri," ujarnya saat menggelar konferensi pers di Jakarta, Kamis (4/5/2017).
Ia kembali menegaskan, pelarangan penggunaan cantrang dilakukan lantaran alat tangkap ikan itu tidak ramah lingkungan.
Penggunaannya selama ini justru merusak ekosistem dasar laut.
Menurut Susi, kebijakan itu diambil untuk memastikan ketersediaan sumberdaya perikanan di laut Indonesia.
Hanya dengan begitu sumberdaya perikanan akan berkelanjutan di masa yang akan datang.
Pemerintah pun ucap ia telah berkomitmen untuk memberikan alat tangkap ikan pengganti cantrang kepada nelayan.
Alat tangkap itu dipastikan ramah lingkungan.
Susi meminta para politikus hingga pengusaha memahami alasan pemerintah tersebut.
Menurutnya lebih baik bekerja membangun bangsa daripada sibuk berwacana dan adu domba pemerintah dengan rakyat.
"Menteri yang bodoh kayak saya saja kerja, (masa) yang pinter malah enggak. Saya yang sekolahnya cuma SMA saja pikir jauh ke depan. Yang pandai dan pintar yang punya kuasa, yang punya wewenang kok malah sebaliknya," ucap menteri nyentrik itu.(Yoga Sukmana)