Ternyata, kritik untuk Sandi bukan hanya karena menerobos jalur busway saja.
Komunitas Perempuan Peduli Kota Jakarta (PPKJ) dengan tegas memprotes rencana Sandi, yang akan menggunakan ruang publik terpadu ramah anak (RPTRA) untuk forum ta'aruf para jomblo.
"Bukan untuk area mengembalikan nilai-nilai tradisional yang menomorduakan perempuan, seperti perjodohan bagi para Jomblo yang sama sekali bukan wewenang negara," ujar PPKJ. (TribunWow.com/Tinwarotul Fatonah)
Baca tanpa iklan