News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kepala Bappeda Mengundurkan Diri, Anies Baswedan Buka Rekrutmen

Penulis: Indah Aprilin Cahyani
Editor: Miftah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memantau kegiatan CFD di Bundaran HI Sambil bersepeda, Minggu, (3/11/2019) (KOMPAS.COM/JIMMY RAMADHAN AZHARI)

TRIBUNNEWS.COM - Pasca Kepala Bappeda DKI Jakarta Sri Mahendra mengundurkan diri, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan membuka rekrutmen secara terbuka.

Menurut Anies, nantinya selain rekrutmen terbuka, calon Kepala Bappeda DKI Jakarta bisa berasal dari ASN dari luar Jakarta.

Selain itu Anies berencana memisahkan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan pasca mundurnya Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Edy Junaedi.

Saat itu Anies menerima pengunduran diri Mahendra.

Ia lantas ditempatkan sebagai widyaiswara di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) DKI Jakarta.

Baca juga: Buka Rekrutmen Calon Kepala Bappeda DKI Jakarta, Anies Baswedan: Bisa Berasal dari ASN Luar Jakarta

Baca juga: Melalui Juru Bicaranya, KPK Tegaskan Penerbitan Perppu KPK Adalah Hak Presiden

Mahendra mengundurkan diri di tengah sorotan publik terhadap rancangan APBD DKI di tahun 2020 karena ditemukannya berbagai kejanggalan.

Kepala Bappeda Sri Mahendra Satria Wirawan saat mengumumkan pengunduran dirinya di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (1/11/2019) (TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci)

Baik mantan Kepala Bappeda dan mantan Kadis Pariwisata dan Kebudayaan mundur pasca sorotan terhadap adanya rencana anggaran lem aibon senilai Rp 82 miliar di RAPBD DKI Jakarta tahun 2020.

"Jadi Bappeda sudah saya sampaikan kemarin, bukan hanya Bappeda, akan diumumkan untuk rekrutmen terbuka juga Kadis Pariwisata dan Kebudayaan karena tahun depan dipisahkan," ujar Anies Bawesdan, dilansir dari kanal Youtube KompasTV, Minggu (3/11/2019). 

Terkait siapa yang akan menjabat sebagai dua kepala dinas tersebut, Anies akan mengadakan lelang terbuka bagi aparatur sipil negara (ASN) DKI Jakarta.

Sementara itu Wakil Ketua KPK Laode M syarif merespon soal polemik sistem anggaran digital milik pemerintah provinsi dki jakarta.

Dalam cuitannya Laode M Syarif menyebutkan "Kita patut bersyukur, gara-gara adanya e-planning/e-budgeting @DKIJakarta anggaran-anggaran aneh dapat dipantau masyarakat, sehingga tidak jadi masuk dalam APBD. @KPK_RI sering mencontohkan e-budgeting @DKIJakarta dan Kota Surabaya sebagai e-budgeting terbaik di Indonesia,"

Laode juga mempersilahkan Anies untuk meningkatkan kualitas sistem e-budgettin namun tidak untuk dihapuskan.

(Tribunnews.com/Indah Aprilin Cahyani)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini