News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Polemik Andre Rosiade Jebak PSK

Penggerebekannya 'Diserang' Setelah Kritik Ahok, Andre Rosiade: Berasa jadi Anies Baswedan

Penulis: Sri Juliati
Editor: Miftah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Andre Rosiade mengaku menjadi Anies Baswedan lantaran aksi penggerebekan PSK di hotel yang dilakukannya 'diserang' setelah ia mengkritik Ahok.

TRIBUNNEWS.COM - Politikus Gerindra, Andre Rosiade kembali buka suara terkait aksi penggerebakan PSK di sebuah hotel di Padang yang menuai sorotan.

Andre menilai dirinya menjadi seperti Anies Baswedan sebagaimana ditulis Andre di Twitter, Jumat (7/2/2020).

Sebab, sorotan terhadap aksinya banyak dilontarkan setelah ia mengkritik Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Dalam cuitannya, Andre Rosiade menulis beberapa analisa terkait kritikan yang dilontarkan kepadanya.

Anggota DPR RI Andre Rosiade bersama pihak kepolisian dari Polda Sumbar saat menggerebek wanita yang terlibat prostitusi online di Padang, Minggu (26/1/2020). (TRIBUNPADANG.COM/RIZKA DESRI YUSFITA)

Baca: Profil Andre Rosiade di Wikipedia Mengalami Perubahan, Kini Ada Kolom Penjebakan PSK

Baca: Andre Rosiade Mengaku Diserang Usai Kritik Ahok, Begini Rekasi BTP Disindir Komisaris Rasa Dirut

Diketahui, Andre Rosiade melakukan penggerebekan prostitusi online yang melibatkan pekerja seks komersial N (27) dan mucikarinya, AS (24).

Penggerebekan dilakukan di sebuah hotel berbintang di Padang, Minggu (26/1/2020).

Sayangnya, aksi anggota DPR itu menjadi sorotan setelah muncul pengakuan dari N.

Andre Rosiade membantah melakukan penjebakan pada N yang kini ditetapkan sebagai tersangka.

Dikutip dari Kompas.com, penggerebekan yang dilakukannya bersama aparat Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat, berdasarkan laporan warga kepada dirinya.

Dirinya mengaku, mendapat laporan itu dari seorang warga terkait adanya prostitusi melalui aplikasi online.

Anggota DPR RI Andre Rosiade dan PSK berinisial N. (Kolase TribunPadang.com)

Baca: Respons Penggerebekan PSK, Gerindra Minta Maaf & Tak Calonkan Andre Rosiade di Pilkada Sumbar 2020

Baca: Jebak PSK, Anggota DPR Andre Rosiade Dapat Dijerat Pidana

"Jadi tidak benar saya melakukan penjebakan kepada PSK itu."

"Yang memesan adalah warga yang melaporkan adanya prostitusi online."

"Polisi perlu bukti dan akhirnya warga itu memesan, kemudian digerebek," katanya, Rabu (5/2/2020).

Saat penggerebekan, kepolisian juga mengamankan beberapa barang bukti berupa uang sebesar Rp 750 ribu, ponsel milik pelaku, dan satu buah alat kontrasepsi yang belum dipakai.

Nah, aksi penggerebakan yang dilakukan Andre Rosiade menuai sorotan bahkan membuat namanya sempat jadi trending di Twitter, Rabu (5/2/2020).

Selain itu, Partai Gerindra juga secara resmi meminta maaf kepada masyarakat atas peristiwa penggerebekan PSK yang melibatkan Andre Rosiade.

Permintaan maaf itu disampaikan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad saat dijumpai wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (7/2/2020).

"DPP Partai Gerindra juga menyampaikan prihatin, meminta maaf kepada masyarakat apabila kemudian membuat situasi menjadi tidak kondusif," kata Dasco, dikutip dari Kompas.com.

Sementara itu, terkait kritikan yang secara deras ditujukan kepadanya, Andre Rosiade membuat analisa.

Lewat cuitan di Twitter, Andre menulis, penggerebekan kasus prostitusi online dilakukan pada 26 Januari.

Aksinya ini tak langsung menuai respons, terutama warganet.

Barulah pada Selasa (4/2/2020), ia banyak 'diserang' karena penggerebakan yang dilakukannya setelah mengkritik kinerja Ahok.

Menurut Andre, Ahok adalah Komisaris Utama PT Pertamina rasa Direktur Utama (Dirut) pada Senin (3/2/2020).

Masih dari cuitannya, Andre menulis, akun-akun yang menyerangnya adalah akun-akun yang diduga pendukung Ahok.

Oleh karenanya, ia merasa seperti Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

"Penggrebekan 26 Jan , sy mulai diserang 4 Feb, setelah mengkritik Ahok Komisaris rasa Dirut di 3 Feb."

"Dan kalo diperhatikan yg menyerang adalah akun2 yg diduga pendukung yg bersangkutan."

"He..he..he berasa jadi mas @aniesbaswedan ogut," tulis Andre.

Cuitan Andre Rosiade (Tangkap Layar Twitter)

Cuitan Andre tersebut dikomentari lebih dari 1.000 warganet.

Diketahui, pada rapat kerja dengan Wakil Menteri BUMN, Budi Gunadi Sadikin bersama tiga BUMN dengan Komisi VI di Gedung DPR, Senin (3/2/2020), Andre 'menyindir' Ahok.

Dalam rapat tersebut, Ahok tak tampak.

Sebab, Andre mengira Ahok akan datang dalam rapat.

Menurut Andre Rosiade, peran Ahok saat ini lebih besar dibanding Direktur Utama Pertamina.

"Saya kira ada Pak Ahok tadi, karena yang tampil biasanya Pak Ahok," ujar Andre Rosiade dalam rapat yang dihadiri direksi Pertamina, PGN, dan PLN.

Tak hanya sampai di situ, Andre juga menyampaikan sindiran lainnya untuk Ahok yakni Komut rasa Direktur Utama (Dirut).

"Jangan sampai ada komisaris rasa dirut, supaya dirut perannya tetap tampil sebagai juru bicara," ujar Andre.

Dilansir dari Kompas.com, dirinya pun meminta Budi Sadikin menyampaikan hal tersebut ke Ahok.

(Tribunnews.com/Sri Juliati) (Kompas.com/Haryanti Puspa Sari)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda

Berita Populer

Berita Terkini