News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Virus Corona

Nol Kasus, IDI Tegaskan Indonesia Mampu Deteksi Virus Corona

Penulis: Isnaya Helmi Rahma
Editor: Ayu Miftakhul Husna
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ketua Terpilih PB IDI, M Adib Khumaidi

"Saya bisa katakan Indonesia pun tidak bisa menyatakan seperti itu," imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Adib juga menuturkan terkait laporan yang diterima oleh pihaknya pada 20 Feburari 2020 terkait 116 kasus yang diduga virus corona.

Baca: Politikus PKS Ragukan Status Nol Virus Corona di Indonesia

Ia menegaskan sampai saat ini dari sample yang diperiksa sefara komperhensif itu, seluruh terduga virus coroba hasilnya negatif.

"Tetapi memang dari pasien-pasien yang terduga dan dirawat di rumah sakit yang berada di beberapa wilayah Indonesia ada 116 kalau tidak salah itu, yang diperiksa samplenya oleh Balitbang kesehatan, dan ternyata negatif corona," jelasnya.

"Itu artinya untuk saat ini yang dari pemeriksaan itu ya masih negatif," imbuhnya.

Kendati demikian IDI tetap mengimbau kepada pemerintah dan masyarakat agar terus meningkatkan kewaspadaannya terhadap penyebaran virus ini.

Sementara itu, di Indonesia menurut Data dari badan penelitan dan pengembangan kesehatan puslitbang biomedis dan teknologi dasar kesehatan ada 22 provinsi yang pernah melaporkan terduga virus corona.

Data ini tercatat per 27 Februari 2020.

Total data didapat dari 44 rumah sakit di 22 provinsi, semua kasus tersebut hasilnya negatif virus corona.

Australia Ragukan Penanganan Virus Corona di Indonesia

Sejumlah negara meragukan penanganan virus corona yang dilakukan oleh Indonesia.

Mengingat hingga saat ini, Indonesia masih dinyatakan bersih dari virus tersebut.

Keraguan itu muncul dari beberapa negara satu di antaranya Australia.

Baca: Penyebaran Virus Corona Kian Meluas, Amerika dan Australia Laporkan Kematian Pertama Warganya

Perdana Menteri (PM) Australia, Scott Morrison memberikan tanggapannya bahwa klaim nol infeksi di Indonesia merupakan akibat dari ketidakmampuan Indonesia menguji virus corona.

Karena menurutnya, Indonesia memiliki wilayah yang luas dan populasi yang banyak.

Sehingga, sulit untuk menjamin terkait angka kasus virus corona ini.

“Saya tidak bermaksud bahwa (tidak sopan), Indonesia memiliki sistem kesehatan yang berbeda dengan Australia dan kami berdua memiliki kapasitas yang berbeda untuk memberikan jaminan tersebut” ujarnya yang dikutip dari YouTube Kompas tv, Minggu (1/3/2020).

 (*)

(Tribunnews.com/Isnaya Helmi Rahma)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini