News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Penanganan Covid

Usai Libur Lebaran, Sejumlah RS Laporkan Kenaikan Kasus Covid-19

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Sanusi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Doni Monardo melakukan kunjungan ke Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (20/5/2021).

"Salah satunya dengan mematuhi protokol kesehatan dan melakukan karantina mandiri usai melakukan perjalanan" tambahnya.

Tinjauan Doni ke RS Darurat Wisma Atlet menjadi penting karena berkaca dari tahun sebelumnya, angka kasus Covid-19 mengalami kenaikan yang cukup signifikan pasca libur lebaran.

Apalagi masih ada masyarakat yang nekad mudik meskipun secara resmi pemerintah sudah mengeluarkan larangan.

Menurutnya, trend kenaikan jumlah pasien Covid-19 di rumah sakit akan bertambah setiap akhir libur lebaran. Ketika pasien di rumah sakit bertambah, maka akan diikuti dengan angka kematian yang cukup tinggi.

Hal ini akan berdampak kepada Tenaga Kesehatan (Nakes) dan Dokter yang merawatnya.
Dalam kunjungannnya tersebut, Doni memastikan jumlah tenaga medis cukup untuk mengantisipasi lonjakan Covid-19.

Sementara itu untuk mencegah meluasnya penyebaran Covid-19 pasca lebaran Idul Fitri , Doni mengimbau para perangkat pemerintah setempat melakukan mikro lockdown, apabila terdapat lebih dari lima rumah dalam satu Rukun Tetangga (RT) yang terjangkit Covid-19.

"Strategi lainnya adalah apabila terdapat 5 rumah dalam 1 RT positif covid, maka Posko PPKM mikro di tingkat kelurahan berinisiatif melakukan mikro lockdown," kata Doni.

Selain itu Doni mengimbau petugas baik pusat maupun daerah untuk mengantisipasi terjadinya gelombang kedua mudik lebaran.

Swab Acak

Polda Metro Jaya melaksanakan tes swab antigen secara acak kepada pemudik yang masuk ke wilayah DKI Jakarta.

Tercatat, dari 16 sampai 19 Mei 2021, sudah hampir 200 pemudik yang baru tiba di Jakarta dinyatakan reaktif Covid-19, setelah dilakukan tes swab antigen secara gratis pada 14 titik.

“Dari tanggal 16 sampai 19 Mei 2021 sudah 40.916 tes swab antigen, 9.302 kendaraan secara random, 192 reaktif,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, kemarin

Ia menyampaikan, dari 192 pemudik yang dinyatakan reaktif Covid-19, sebanyak 99 orang menjalani isolasi mandiri.

Yusri lantas merinci dari tiga orang yang mulanya dinyatakan reaktif Covid-19 di wilayah Ciracas, Jakarta Timur kemudian menyebar menjadi 10 orang.

Polri bersama tim satgas Covid-19 pun melakukan pengetatan dan penanganan agar tidak menyebar ke lain-lain pihak.

“Selain itu, di Cipayung 25 diperiksa, ada 16 positif semua kita lakukan isolasi mandiri. Secara umum, di RT tersebut kita lakukan mikrolockdown,” kata Yusri.

Yusri kembali mengingatkan kepada para pemudik yang akan kembali ke Jakarta agar menyiapkan surat bebas Covid-19. (Tribun Network/Rina Ayu/Taufik Ismail/Reza Deni/sam)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini