News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kemendagri Beberkan 5 Provinsi Miliki Indeks Inovasi Daerah Terendah

Penulis: Larasati Dyah Utami
Editor: Eko Sutriyanto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Plt. Kepala Badan Litbang Kemendagri, Agus Fatoni

Laporan Wartawan Tribunnews, Larasati Dyah Utami

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sebanyak 5 provinsi masuk dalam kategori kurang inovatif hasil penilaian Indeks Inovasi Daerah tahun 2020 yang dilakukan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Data itu disampaikan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Dalam Negeri (Litbang Kemendagri), Agus Fatoni pada acara Pembekalan Kepemimpinan Pemerintahan Dalam Negeri bagi Bupati/Wakil Bupati dan Wali Kota/Wakil Wali Kota Tahun 2021, Rabu (16/6/2021).

Agus menyampaikan, terdapat 5 provinsi yang memiliki nilai indeks inovasi terendah, di antaranya Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Maluku, Kalimantan Timur, dan Gorontalo. 

"Kelima provinsi tersebut masuk dalam kategori kurang inovatif hasil penilaian Indeks Inovasi Daerah tahun 2020," kata Fatoni pada Rabu (16/6/2021).

Fatoni mengatakan, rendahnya skor indeks tersebut dipengaruhi berbagai faktor.

Salah satunya dipicu kurang maksimalnya Pemda dalam melakukan pelaporan inovasi. 

Baca juga: Keliling Cari Rumah Sakit yang Kosong, Pasien Covid-19 di Indramayu Meninggal di Dalam Mobil

Pemda tidak memenuhi persyaratan yang diberikan, kendati daerah tersebut sejatinya memiliki berbagai terobosan kebijakan. 

“Bisa jadi pemerintah daerah memiliki inovasi yang cukup banyak, tapi tidak dilaporkan atau bisa saja dilaporkan tapi tidak _evidence based_ dan ditunjang data-data pendukung yang ada,” terang Fatoni.

Fatoni mengimbau Pemda yang memperoleh hasil skor indeks rendah untuk segera berbenah. 

Para kepala daerah diminta untuk melakukan langkah strategis dengan jajarannya, yakni dengan mensinergikan perangkat daerah untuk melahirkan inovasi. 

Peran dan fungsi litbang daerah didorong untuk mendukung terobosan kebijakan melalui pengkajian dan penelitian. 

“Kolaborasi dengan para aktor inovasi juga wajib dilakukan. Selain itu tiap perangkat daerah harus menumbuhkan budaya inovasi,” ujar Fatoni.

Fatoni berujar hasil penilaian Indeks Inovasi Daerah dapat menjadi masukan bagi Kemendagri untuk melakukan pembinaan dan pengawasan terhadapnya. 

Baca juga: Keliling Cari Rumah Sakit yang Kosong, Pasien Covid-19 di Indramayu Meninggal di Dalam Mobil

Penilaian indeks juga diharapkan dapat memotivasi daerah agar senantiasa meningkatkan inovasi dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini