News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Skor IKIP Nasional 2021 Lampaui Target Nasional, Ini 3 Daerah Tertinggi dan Terendah

Penulis: Gita Irawan
Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ketua KIP Gede Narayana dalam Loka Karya Indeks Keterbukaan Informasi Publik 2021 pada Jumat (17/9/2021).

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Informasi Pusat (KIP) mengumumkan hasil skor Indeks Keterbukaan Informasi Publik (IKIP) Nasional 2021 melampaui target RPJMN dari target nasional.

Ketua KIP Gede Narayana mengatakan skor nasional yang diperoleh dalam IKIP 2021 yakni 71,37 atau kategori kualitas sedang.

Sementara, kata dia, target skor yang telah ditetapkan dalam RPJMN adalah 35.

Gede mengatakan hal tersebut tidak membuat mereka berpuas diri melainkan menjadi suatu pekerjaan besar yang harus dilakukan bersama-sama oleh kementerian dan lembaga serta badan publik lainnya untuk melaksanakan implementasi keterbukaan informasi publik di seluruh tanah air.

Mengingat IKIP tersebut merupakan yang pertama dari sejak awal adanya Komisi Informasi Pusat, kata dia, pihaknya juga memohon maaf apabila masih ditemukan adanya kekurangan-kekurangan.

Baca juga: Respons Jubir Presiden, Moeldoko Hingga Indeks 98 Soal Pendapat Pejabat Publik Dinilai Antikritik

Namun demikian, kata dia, ke depan tentunya pihaknya akan melaksanakan evaluasi-evaluasi untuk melaksanakan suatu hal yang lebih baik dari sebelumnya.

Hal tersebut disampaikannya dalam Loka Karya Indeks Keterbukaan Informasi Publik 2021 yang ditayangkan di kanal Youtube Komisi Informasi Pusat pada Jumat (17/9/2021).

"Merupakan kebanggaan bagi keluarga besar Komisi Informasi di seluruh Indonesia bahwa hasil IKIP 2021 telah melampaui target RPJMN dari target nasional sebesar 35," kata Gede.

Selain itu, Gede juga menyampaikan tiga daerah dengan skor keterbukaan informasi publik 2021 tertinggi dan terendah.

Tiga daerah yang mendapatkan skor tertinggi adalah Bali, Kalimantan Barat, dan Aceh.

Sedangkan tiga daerah dengan skor terendah yakni Maluku Utara, Sulawesi Tengah, dan Papua Barat.

Gede juga menjelaskan maksud disusunnya IKIP 2021 sebagaimana tertuang dalam surat keputusan Komisi Informasi Pusat nomor 01/Kep/KIP/1/2021 tentang Indeks Keterbukaan Informasi Publik adalah untuk mendapatkan gambaran IKIP tingkat provinsi dan nasional di Indonesia.

Sedangkan tujuannya adalah untuk menyediakan data dan gambaran keterbukaan informasi publik di Indonesia.

Kedua, kata dia, memberikan rekomendasi terkait arah kebijakan nasional mengenai keterbukaan informasi publik dan memastikan rekomendasi tersebut dijalankan.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda

Berita Populer

Berita Terkini