TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Alunan lagu serta lirik lagu legenda penyanyi campursari amarhum Didi Kempot ternyata punya makna sendiri bagi Panglima Komando Strategi Angkatan Darat (Pangkostrad) Letnan Jenderal (Letjen) TNI Dudung Abdurachman.
Dudung mengungkapkan jika lagu-lagu yang dibawakan oleh Didi Kempot merupakan gambaran kehidupan yang kadang diterpa sejumlah masalah namun harus tetap di bawa gembira.
Tak heran, jika Jenderal Bintang Tiga ini sangat mengidolakan pria dengan nama asli Didik Prasetyo itu.
Mulanya, Dudung berkisah bagaimana kehidupan ini akan penuh dengan tantangan dan masalah yang harus dihadapi. Sehingga, masalah yang hadir dalam setiap orang harus bisa dilewati.
Menurutnya, jangan sampai masalah itu terus berlarut-larut dan lupa bahwa ada sisi kebahagiaan dalam diri sendiri.
Namun, ia juga mengingatkan jika kebahagiaan seseorang jangan dibawa terlalu larut. Karena, suatu saat masalah itu akan datang.
Baca juga: Cerita Pangkostrad Ketika AY Nasution Hampir Meneteskan Air Mata Minta Patung yang Digagasnya
"Karena hidup ini mengandung resiko. Bagi orang-orang yang tidak berani ambil resiko, adalah orang-orang yang merugi," ungkap Dudung saat ditemui di Divisi I Kostrad, Cilodong, Depok, Jawa Barat, Rabu (6/10/2021).
Dudung juga mengungkapkan, diposisinya sebagai Pangkostrad saat ini, masalah juga akan hadir menghampiri.
Namun, setiap masalah dirinya siap menghadapinya dengan harapan akan ada kebahagiaan yang hadir kemudian.
Maka, Dudung pun punya cara tersendiri untuk menciptakan kebahagiaan itu di dalam dirinya serta lingkungannya. Termasuk, mendengarkan lagu-lagu idolanya yakni Didi Kempot.
Dudung mengatakan, bahwa idolanya itu tak punya kelebihan yang menonjol dari segi suara.
Namun, ada kesan mendalam yang membuat dirinya 'jatuh cinta' pada setiap lirik serta alunan musik saat Didi Kempot bernyanyi.
Yakni, sangat memasyarakatkan masyarakat dengan membuat orang yang mendengarnya berjoget.
Meski, diketahui bersama jika lagu-lagu Didi Kempot berisi tentang masalah kehidupan.