TRIBUNNEWS.COM - Demi keamanan transaksi bagi nasabah yang menggunakan ATM/kartu debit, Bank Indonesia (BI) newajibkan untuk seluruh bank yang memikili kartu untuk melalukan penggantian atau migrasi dari teknologi pita magnetik beralih ke teknologi chip.
Salah satu bank tersebut yaitu, Bank Mandiri.
Bank Mandiri menghimbau seluruh nasabahnya untuk beralih ke teknologi chip untuk meningkatkan keamanan transaksi kartu debit, baik dari sisi nasabah, toko/merchant, ataupun Bank yang bertindak sebagai penyedia jasa.
Hal tersebut dikarenakan, kartu berbasis chip relatif lebih aman jika dibandingkan transkasi menggunakan kartu berbasis magnetic stripe, untuk mengurangi risikp pencurian data nasabah dan transaksi skimming.
Dikutip dari bankmandiri.co.id, tidak semua jenis Mandiri debit magnetic stripe wajib untuk diganti, terdapat pegecualian yaitu pada kartu bansos dan tani.
Sebagai informasi, mengenai kewajiban untuk beralih ke kartu chip, nasabah akan diinformasikan melalui WhatsApp, SMS, dan e-mail yang terdaftar di Bank Mandiri.
Lalu, dimana dan bagaimana cara jika nasabah ingin beralih ke kartu chip Bank Mandiri?
Baca juga: Cara Ganti Kartu Debit Magnetic Stripe ke Kartu Debit Chip BNI, Ini yang Harus Dibawa
Baca juga: CARA Ganti Kartu Debit Non Chip ke Kartu Debit Chip BRI, Cukup Bawa Kartu ATM BRI Lama dan KTP
A. Cara Beralih ke Teknologi Chip
Dilansir bankmandiri.co.id, berikut cara mengganti kartu chip pada Bank Mandiri, yakni:
1. Datangi Kantor Cabang Bank Mandiri Terdekat
Nasabah bisa melakukan penggantian atau konversi Mandiri Debit Magnetic Stripe ke teknologi Chip melalui kantor cabang bank Mandiri terdekat dari domisili.
Nasabah cukup mengatakan jika ingin beralih ke Kartu Chip, sesudah itu akan dilayani oleh pegawai pada bank Mandiri
B. Tahapan Implementasi kebijakan Bank Indonesia (BI)
Dikutip dari Indonesiabaik, sesuai dengan Surat Edaran Bank Indonesia , implementasi secara penuh NSICCS ditargetkan selesai pada 31 Desember 2021. Ada pun tahapan pelaksanaannya sebagai berikut: