News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Muktamar NU

Jika Muktamar NU Tak Diizinkan, Marsudi Syuhud Sebut PBNU Bakal Kembali Gelar Rapat Gabungan

Penulis: Reza Deni
Editor: Malvyandie Haryadi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

KH Marsudi Syuhud.

Laporan Reporter Tribunnews.com, Reza Deni

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Marsudi Syuhud bersyukur jadwal Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama (NU) telah ditetapkan pada 23-25 Desember 2021.

"Keputusan rapat gabungan PBNU tersebut menyatakan Muktamar dilaksanakan pada tanggal 23, 24 dan 25 Desember 2021, sesuai keputusan Konbes/Munas NU september yang lalu," kata Marsudi dalam keterangannya yang diterima, Rabu (8/12/2021).

Pengambilan keputusan tersebut, dikatakan Marsudi, juga seiring perkembangan terakhir usai pernyataan Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan yang mengusulkan mencabut status PPKM Level 3 pada liburan Natal dan Tahun Baru.

"Namun jika akhirnya pemerintah tidak mengizinkan karena alasan kondisi pandemi Covid-19, maka akan kembali dilakukan rapat gabungan sesuai AD/ART untuk menetapkan tanggal pelaksanaannya," tambahnya.

Baca juga: PBNU Akhirnya Tetapkan Muktamar ke-34 NU pada 23-25 Desember 2021

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu juga menyebut PBNU telah melakukan langkah khusus terkait hal itu

"PBNU memerintahkan kepada panitia muktamar untuk segera berkirim surat kepada pemerintah dan Satgas Covid-19 baik nasional maupun lokal perihal perizinan pelaksanaan muktamar," tandas Marsudi.

Sebelumnya, PBNU menetapkan Muktamar ke-34 NU di Provinsi Lampung tetap diselenggarakan pada 23-25 Desember 2021.

Ketetapan ini diputuskan dalam Ikhbar Muktamar ke-34 NU yang diumumkan di Kantor PBNU, Jakarta Pusat. 

Hadir dalam pengumuman penetapan jadwal Muktamar tersebut di antaranya Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, Katib Aam PBNU KH Yahya Cholil Staquf, Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, dan Sekretaris Jenderal  H Ahmad Helmy Faishal Zaini.

Selain itu, hadir pula kader NU yang berada di DPR RI, di antaranya Politisi PKB, Abdul Kadir Karding dan Politisi Partai Golkar, Nusron Wahid.

"Sehubungan dengan kebijakan penarikan PPKM level 3 terkait pencegahan penanganan corona. Pada masa Nataru, maka dengan ini PBNU memberitahukan bahwa penyelenggaraan muktamar adalah sepenuhnya keputusan Konbes dan Munas 26 September. Adapun waktunya adalah pada tanggal 23-25 Desember 2021," kata Ketua Umum PBNU Said Aqil, Selasa (7/12/2021) malam.

Baca juga: Panitia Nasional Muktamar ke-34 NU: Akhirnya yang Sangat Dikhawatirkan Tidak Terjadi

Dalam Muktamar nanti, juga akan dilakukan pemilihan Ketua Umum PBNU yang baru.

Diketahui, terdapat dua kandidat kuat calon Ketum PBNU yang diprediksi akan maju. Mereka yakni Ketum PBNU petahana, Said Aqil Siraj dan Katib Aam PBNU Yahya Cholil Staquf.

Berita Populer