"Alhamdulillah sekarang masyarakat sudah mulai bisa memilah mana berita hoaks dan informasi yang bersifat akurat objektif," ungkapnya.
Indonesia sebagai negara yang begitu terbuka dan demokratis, kata Gus Muhaimin, tidak tertutup kemungkinan menjadi sasaran masuknya informasi global yang menyajikan kampanye kekerasan dan terorisme.
"Hari Pers Nasional harus terus menjadi bagian dari kemajuan bangsa. Semoga membawa kita menjadi bangsa yang cerdas, maju, makmur dan sejahtera," tuturnya.
Baca tanpa iklan