TRIBUNNEWS.COM - Asisten rumah tangga (ART) baru dari Ferdy Sambo yang bernama Sartini mengungkapkan keadaan Putri Candrawathi baik-baik saja saat datang ke rumah pribadi yang berada di Jalan Saguling usai tewasnya Brigadir J pada 9 Juli 2022.
Keterangan Sartini tersebut dijelaskannya dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) sebagai saksi yang dibacakan jaksa penuntut umum (JPU) pada sidang lanjutan pembunuhan berencana Brigadir J, Jumat (30/12/2022) di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.
Awalnya, JPU mengatakan bahwa Sartini bekerja sebagai ART sejak 3 Juli 2022 atau lima hari sebelum peristiwa penembakan terhadap Brigadir J.
Pada saat itu, Sartini menyebut dirinya sampai ke rumah Saguling pada 3 Juli 2022 pukul 04.00 WIB dan langsung disambut oleh ART lainnya yaitu Diryanto alias Kodir.
“Lalu beristirahat sampai sore dan saya berkenalan dengan ART lainnya antara lain saudari Jiah, Susi, Diryanto, dan Om Damson,” kata Sartini dalam BAP yang dibacakan oleh JPU dikutip dari YouTube Kompas TV.
Kemudian, Sartini dijelaskan terkait tugas sehari-hari dirinya sebagai ART oleh Jiah di rumah Saguling.
Baca juga: Kaleidoskop 2022: Peristiwa di Tanah Air yang Disorot Media Asing, Ferdy Sambo hingga Kaesang-Erina
Tak hanya itu, Sartini juga dikenalkan kepada anak-anak Ferdy Sambo yaitu Tristha dan Arka.
Namun, di hari yang sama, ia belum bertemu dengan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi lantaran masih berada di Magelang.
Singkat cerita, pada 8 Juli 2022, Sartini mengetahui bahwa rombongan Putri Candrawathi telah sampai di rumah Saguling setelah perjalanan dari Magelang.
Namun, ia tidak sempat bertemu secara langsung dengan Putri Candrawathi.
“Saya mengetahui ibu datang dari Magelang namun saya tidak melihat langsung ibu Putri Candrawathi. Saya hanya melihat barang-barang ibu dari dalam mobil ke garasi mobil pada sore hari tanggal 8 Juli 2022 sekitar jam 16.00 WIB bersama dengan rombongan yang tidak dikenal namanya,” ujar Sartini dalam BAP yang dibacakan JPU.
Sartini baru bertemu dengan Putri Candrawathi pada 9 Juli 2022 atau sehari setelah Brigadir J tewas dan menyebut istri Ferdy Sambo itu dalam kondisi baik-baik saja.
Pada saat bertemu, Sartini mengatakan bahwa Putri Candrawathi masih sempat menjelaskan kepadanya terkait tugas di rumah Saguling.
Bahkan, kata Sartini, Putri Candrawathi masih sempat sarapan pagi dengan Ferdy Sambo di rumah Saguling.
“Hingga keesokan harinya, pada 9 Juli 2022 sekitar jam 08.00 WIB, saya bertemu dengan ibu Putri Candrawathi yang menghampiri saya di dapur dan berkata ‘Oh ini yang belum dikasih tahu ya pekerjaannya’.
“Bahwa dapat saya jelaskan kondisi dan keadaan ibu Putri Candrawathi pada 9 Juli 2022 sekitar 08.00 WIB pada saat sarapan pagi dalam kondisi baik-baik saja karena sempat menjelaskan pekerjaan saya sebagai ART di rumah tersebut,” papar Sartini dalam BAP.
Baca juga: Serahkan Bukti Foto Brigadir J di Klub Malam, Ini Penjelasan Kuasa Hukum Ferdy Sambo dan Putri
Setelah itu, Sartini mengaku tidak bertemu lagi dengan Putri Candrawathi seusai sarapan pagi pada 9 Juli 2022 tersebut hingga saat BAP dirinya dibuat.
Namun, dirinya mengatakan mengetahui keberadaan Putri Candrawathi dari Jiah dan Kodir.
Hanya saja, Sartini tidak mengetahui keberadaan Putri Candrawathi berada di rumah yang mana.
Sebagai informasi, Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi menjadi terdakwa kasus pembunuhan berencana Brigadir J.
Selain mereka, ada tiga terdakwa lainnya yaitu Bharada Richard Eliezer alias Bharada E, Bripka Ricky Rizal alias Bharada E, dan Kuat Maruf.
Baca juga: Dalam BAP Saksi, Ferdy Sambo Akui Kejadian di Magelang Tidak Ada: Hanya Ilusi
Mereka didakwa melanggar pasal subsidair pasal 338 juncto pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP dengan ancaman hukuman mati, penjara seumur hidup, atau selama-lamanya 20 tahun.
(Tribunnews.com/Yohanes Liestyo Poerwoto)(YouTube Kompas TV)
Artikel lain terkait Polisi Tembak Polisi