News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pilpres 2024

Musra Indonesia E-Voting Capres di Yogyakarta, Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo yang Teratas

Penulis: Fahmi Ramadhan
Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Musra Indonesia Lakukan E-Voting Capres di Yogyakarta, Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo Jadi yang Teratas.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Panitia Musyawarah Rakyat (Musra) Indonesia menyampaikan hasil e-Voting pemilihan Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) dalam Musra ke-16 yang digelar di Yogyakarta beberapa waktu lalu.

Ketua Musra Indonesia, Andi Gani menjelaskan bahwa dalam e-Voting yang dilakukan pihaknya nama Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo jadi nama teratas dalam pemilihan capres tersebut.

"Yang menarik pada calon presiden, ternyata di Yogyakarta ada yang mengejutkan kami panitia Nasional, nomor satu Prabowo menggeser Ganjar Pranowo," kata Andi Gani dalam konferensi pers di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (1/2/2023).

Dalam voting tersebut Prabowo memperoleh jumlah suara sebanyak 1.074 suara atau dengan presentase 30,19 persen.

Sedangkan Gubernur Jawa Tengah memperoleh suara sebanyak 907 dengan presentase 25,50 persen suara.

"Jadi Prabowo memenangkan Musra di Yogyakarta disusul dengan pak Ganjar dengan 25,5 persen jaraknya 5 persen," ucapnya.

Sedangkan untuk posisi ketiga, dijelaskan Gani diduduki oleh Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dengan perolehan 273 suara dengan presentase 20,16 persen.

Sementara itu, untuk posisi cawapres sendiri disbutkan, dalam hasil e-Voting yang dilakukan Musra Indonesia, nama Mahfud MD jadi yang teratas mengungguli nama-nama seperti Moeldoko dan Ridwan Kamil.

Baca juga: Musra XVI Yogyakarta Dihadiri Ribuan Masyarakat, Puncak Acara Akan Berlangsung Maret 2023

"Menempati posisi nomor satu Mahfud MD dengan presentase 21,79 persen dan menempel dengan sangat ketat Moeldoko 21,42 persen dan RK (Ridwan Kamil) 10,12 persen, jauh sekali," ujarnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini