News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Profil 3 Tokoh Jenderal Besar Bintang Lima: Soedirman, AH Nasution, dan Soeharto

Penulis: Pondra Puger Tetuko
Editor: Daryono
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Soedirman (kiri), AH Nasution (tengah), Soeharto (kanan) - Berikut ini profil 3 tokoh yang mendapat gelar Jenderal Besar Bintang Lima, yakni Soedirman, AH Nasution, dan Soeharto.

Dengan kondisi kesehatannya yang menurun, Soedirman dinyatakan meninggal dunia pada 29 Januari 1950 di Magelang, Jawa Tengah.

2. Jenderal Besar TNI AH Nasution

AH Nasution

Baca juga: Mengenal Arifin C. Noer, Sutradara Film G30S PKI, Miliki Banyak Penghargaan dari Karya Filmnya

AH Nasution merupakan salah satu dari tokoh yang mendapat penghormatan Jenderal Besar Bintang Lima.

AH Nasution lahir di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara pada 3 Desember 1918.

Pada tahun 1940, AH Nasution mendapat kesempatan belajar militer pada korps perwira cadangan (Corps Opleiding Reserve Offieren atau CORO) yang dibentuk oleh Belanda.

Berselang enam tahun, Nasution pun bertempur selama masa revolusi dan diangkat menjadi Komandan Divisi Siliwangi unit Gerilya di Jawa Barat, tahun 1946.

Dengan kegigihannya bermiliter, Nasution pun secara resmi diangkat menjadi KSAD ke-2, namun ia terlibat dalam peristiwa 17 Oktober yang membuatnya diskors.

Namun, AH Nasution kembali diangkat menjadi KSAD pada tahun 1955.

Dirinya juga menjadi target dalam penculikan G30S pada 30 September malam pergantian 1 Oktober 1965.

Saat itu, AH Nasution mampu menyelematkan diri karena bantuan dari istrinya, Johanna.

Setelah peristiwa itu, ia pun diangkat menjadi Ketua MPRS dan berkarya menulis buku, salah satunya berjudul Pokok-Pokok Gerilja.

Diketahui, AH Nasution harus kehilangan anak perempuannya, Ade Irma Nasution yang meninggal dunia di rumah sakit karena tertembak anggota G30S.

AH Nasution sempat menderita sakit stroke sebelum meninggal dunia pada 6 September 2000.

3. Jenderal Besar TNI Soeharto

File foto tertanggal 22 Mei 1998 ini menunjukkan mantan Presiden Indonesia Soeharto memberi hormat kepada para pengawal dan staf saat meninggalkan Istana Kepresidenan di Jakarta tak lama setelah mengumumkan pengunduran dirinya pada 21 Mei. (AGUS LOLONG / AFP FILES / AFP)

Baca juga: Mengenal Arifin C Noer, Sutradara Film G30S, Miliki Banyak Penghargaan dari Karya Filmnya

Soeharto lahir di Yogyakarta, pada 8 Juni 1921.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini