"Selain zero stunting, kami sangat ingin sekali juga mengentaskan kemiskinan ekstrem. Itulah cara pemkot Surabaya bisa menurunkan angka stunting dengan signifikan. Kami yakin bisa zero stunting di 2024," harap Eri.
Diketahui, pemerintah telah melaksanakan program percepatan penurunan stunting selama lima tahun, sejak 2018.
Saat ini pemerintah masih punya waktu satu tahun ke depan untuk mencapai target prevalensi stunting 14 persen pada 2024.
Pemerintah juga memastikan keterlibatan aktif berbagai lembaga non-pemerintah, seperti dunia usaha, perguruan tinggi, organisasi profesi, lembaga filantropi, mitra pembangunan, LSM, dan sebagainya.
Baca tanpa iklan