"Pak Doni orang hebat dan kita doakan mudah-mudahan husnul khatimah," ungkapnya.
Sementara itu, calon wakil presiden RI (cawapres) nomor urut 1, Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin turut menyampaikan duka cita atas wafatnya Doni Munardo.
Cak Imin yang juga merupakan wakil ketua DPR RI mengakui kalau Doni merupakan sahabat lama sekaligus partner kerja di pemerintahan.
"Saya sekeluarga dan Keluarga Besar PKB ikut duka cita mendalam atas berpulangnya Bapak Doni Monardo (Mantan Kepala BNPB periode 2019-2021), kawan lama sekaligus partner kerja sama DPR ketika jadi Kepala BNPB," kata Cak Imin kepada awak media saat ditemui di DPW PKB Sumatera Barat, Minggu (3/12/2023) malam.
Menurutnya, semasa menjabat sebagai Kepala BNPB, Doni Munardo telah memiliki jasa yang besar terutama untuk bangsa Indonesia.
Kata dia, di tangan Doni, BNPB kini telah maju. Dirinya berharap, apa yang sudah dikerjakan oleh almarhum Doni Munardo semasa hidup bisa diteruskan oleh penerus bangsa.
"Beliau banyak berjasa, BNPB telah maju hingga hari ini. Kita berharap teladan yang telah diberikan Pak Doni Monardo ini bisa kita teruskan bersama-sama," beber dia.
Profil Doni Monardo
Dikutip dari TribunnewsWiki.com, Letnan Jenderal TNI (Purn) Doni Monardo lahir pada 10 Mei 1963 di Cimahi, Jawa Barat.
Doni Monardo pernah mengemban tugas sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan juga Ketua Gugus Tugas Penanganan Corona.
Awal karier Doni Monardo diawali saat ditugaskan di Komando Pasukan Khusus (Kopassus).
Setelah lulus Akademi Militer (Akmil), ia berada di Kopassus pada 1986-1998.
Pada kurun waktu tersebut, Doni pernah ditugaskan ke Timor Timur, Aceh, dan daerah lainnya.
Kemudian, pada tahun 1999-2001, Doni ditugaskan di Batalyon Raider Bali.
Tak sampai di situ, Doni juga pernah menjadi Paspampres.