News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kecelakaan Maut di Subang

3 Kecelakaan Bus yang Angkut Rombongan Pelajar, Terbaru Laka Maut di Subang

Penulis: Hasanudin Aco
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Bus pariwisata dengan nomor polisi AD 7524 OG ini terguling diduga akibat rem blong.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Kecelakaan bus yang ditumpangi para pelajar bukan kali ini terjadi.

Seperti diketahui,  Bus Pariwisata Putera Fajar yang mengangkut 61 orang rombongan siswa SMK Lingga Kencana Depok mengalami kecelakaan di Jalan Raya Desa Palasari, Kecamatan Ciater Subang, Jawa Barat, Sabtu (11/5/2024) petang.

Akibat kecelakaan itu, 11 orang tewas yang terdiri dari 9 siswa, 1 guru, dan 1 warga lokal.

Dalam catatan Tribunnews.com setidaknya ada 3  kecelakaan bus terparah yang mengangkut pelajar pernah terjadi di Indonesia.

1. Kecelakaan Bus di Sumedang 30 Orang Tewas

Satu bus pariwisata mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Wado-Malangbong, Dusun Cilangkap RT 01/06, Desa Sukajadi, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, Rabu (10/3/2021) malam.

Bus pariwisata Sri Padma Kencana dengan nomor polisi T 7591 TB itu  mengangkut 65 penumpang.

Akibat kecelakaan itu 30 orang penumpang bus meninggal dunia dan sejumlah lainnya luka.

Bus ini melaju dari arah Garut menuju Subang via jalan alternatif Wado, Sumedang.

Bus mengangkut rombongan peziarah asal SMP IT Al Muawwanah, Cisalak, Subang.

Bus oleng hingga akhirnya masuk ke jurang di wilayah Tanjakan Cae, yang terkenal ekstrem.

Baca juga: 6 Hal Janggal Sebelum Kecelakaan Bus di Subang, Penjelasan Saksi Mata hingga Polisi

2. Tragedi Paiton 54 Siswa Meninggal

Kecelakaan bus terparah terjadi pada 8 Oktober 2003 lalu.

Bus mengangkut rombongan SMK Yayasan Pembina Generasi Muda (Yapemda) Sleman, Yogyakarta, yang melakukan darmawisata ke Bali.

Dalam kecelakaan itu 54 siswa meninggal dunia.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini