""Bisa muncul banyak calon boneka karena kandidasi pencalonan bisa diatur-atur. Dikesankan seolah ada kompetisi, tetapi pemenangnya sudah dikondisikan. Sudah diatur siapa yang harus jadi calon pemenang dan siapa yang jadi calon boneka," tegas Adi.
Adi mengingatkan bahwa kepala daerah yang dipilih DPRD tidak perlu berhubungan langsung dengan rakyat.
"Elite tak lagi takut pada rakyat. Karena untuk jadi kepala daerah tak perlu turun langsung ke rakyat. Cukup yakinkan segelintir elit partai yang punya kuasa atur-atur suara DPRD," ungkapnya.
Baca tanpa iklan