Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bukan hanya Dirresnarkoba Polda Metro Jaya Kombes Donald Parlaungan Simanjuntak dimutasi sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Binmas Baharkam Polri.
Ternyata AKBP Faisal Febrianto sebagai Wadirresnarkoba Polda Metro Jaya ikut digeser menjadi Penyidik Tindak Pidana Madya Tk. III Bareskrim Polri.
Posisi Wadirresnarkoba Polda Metro Jaya akan ditempati AKBP Dedy Anung Kurniawan yang sebelumnya menjabat Kapolres Grobogan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi membenarkan mutasi Dirresnarkoba Polda Metro Jaya tersebut.
“Benar (dimutasi, red),” kata Ade Ary kepada wartawan, Senin (30/12/2024).
Mutasi terhadap Donald Parlaungan buntut dari kasus dugaan pemerasan WN Malaysia di Djakarta Warehouse Project (DWP).
Posisi Dirresnarkoba Polda Metro Jaya bakal ditempati Kombes Pol Ahmad David yang sebelumnya menjabat Penyidik Tindak Pidana Madya TK. II Bareskrim Polri.
Sebelum Donald, 34 anggota polisi telah lebih dulu dimutasi ke Yanma Polda Metro Jaya.
Tiga Kasubdit Ditresnarkoba Polda Metro Jaya juga dimutasi atas kasus pemerasan yang terjadi.
Pengamat Kepolisian Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Bambang Rukminto memandang proses etik oknum polisi terkait kasus pemerasan WN Malaysia di gelaran DWP 2024 perlu menyasar pada level atasan.
Menurutnya dari 18 oknum yang diperiksa jangan sampai hanya di level bawahan.
“Atasan dari oknum tersebut harus diperiksa baik yang ada di lapangan maupun secara struktur,” ucap Bambang kepada wartawan, Senin (23/12/2024).
Bambang mengatakan pemerasan yang dilakukan ini terstruktur karena melibatkan banyak Polres, Kasat Narkoba dari masing-masing Polrestro.