Mereka adalah Horas Yosua Gradio Simbolon, Antonio Abraham Posma Simbolon, dan Fino Immanuel Hamonangan Putra Simbolon.
Effendi Simbolon diketahui beragama Kristen.
Tambahan informasi, Effendi Simbolon juga merupakan Ketua Punguan Simbolon dohot Boruna Indonesia (PSBI) atau paguyuban Marga Simbolon.
Karier
Awal perjalanan karier Feendi Simbolon dalam ranah politik yaitu saat dirinya bergabung dalam Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P).
Dilansir Kompas, pria kelahiran Banjarmasin ini pertama kali menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) pada 2004.
Bahkan dirinya pun berhasil mempertahankan kursinya selama empat periode berturut-turut.
Effendi Simbolon juga pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi VII yang menangani isu-isu energi, sumber daya mineral, riset, teknologi, dan lingkungan hidup sampai 2013 dalam kurun waktu tersebut.
Effendi Simbolon diketahui aktif sebagai anggota Komisi I yang berfokus pada pertahanan, luar negeri, komunikasi, dan informasi sejak 2019.
Ketika dirinya masih di PDI-P, Effendi Simbolon pernah menduduki posisi sebagai Ketua Dewan Pimpinan Pusat Bidang Sumber Daya dan Dana.
Dirinya pun pernah menjadi salah satu bakal calon Sekretaris Jenderal PDI-P untuk periode 2010–2015.
Pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara tahun 2013, Effendi mencalonkan diri bersama Jumiran Abdi.
Pasangan ini memperoleh suara 24,34 persen, kalah dari pasangan Gatot Pujo Nugroho dan Tengku Erry Nuradi yang memperoleh 33,00 persen suara.
Kini, Effendi harus meninggalkan semua atribut partai usai dipecah partai Banteng tersebut.
Harta Kekayaan
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara atau LHKPN yang dilaporkan pada 31 Maret 2023/Periodik - 2022, harta kekayaan Effendi Simbolon ada di angka Rp 152.566.993.122.