Kabar reshuffle terhadap Satryo ini juga terjadi setelah timbulnya polemik di dalam Kementerian Dikti Saintek yang dimana beberapa Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan kementerian tersebut menggelar aksi.
Mereka memprotes dugaan pemecatan sepihak yang dilakukan Satryo terhadap salah seorang pegawai bernama Neni Herlina, yang menjabat sebagai Pranata Humas Ahli Muda dan Penjabat Rumah Tangga.
Dalam aksi itu, para pegawai mengenakan pakaian serba hitam dan membawa spanduk bertuliskan, "Institusi Negara Bukan Perusahaan Pribadi Satryo dan Istri."
Satryo dituding bersikap arogan dengan memberhentikan Neni secara mendadak. Namun, dalam keterangannya, Satryo membantah tuduhan tersebut dan menyatakan bahwa tidak ada pemberhentian pegawai.
Baca tanpa iklan