Tidak hanya itu, FAST juga menyalurkan bantuan dengan total Rp 550 juta, yang terdiri dari bantuan untuk anak yatim dhuafa, endowment fund, bantuan untuk masjid, hingga beasiswa bagi anak-anak alumni yang telah berpulang.
Dian Prambini, CEO Admedika, menambahkan bahwa dunia kerja kini membutuhkan lebih dari sekadar kecerdasan akademik.
"Mahasiswa harus memiliki keterampilan komunikasi, kolaborasi, dan kepemimpinan yang kuat untuk bisa bersaing di pasar global," ujarnya.
Acara ini membuktikan bahwa alumni tidak hanya memiliki tanggung jawab terhadap almamater, tetapi juga berperan penting dalam memajukan pendidikan di Indonesia dan melahirkan generasi yang unggul secara global.
Baca tanpa iklan