News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Momen Hardiknas, Cucu Ki Hadjar Dewantara Ingatkan Urgensi Paradigma Pendidikan di Indonesia 

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Malvyandie Haryadi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

HARI PENDIDIKAN NASIONAL - Antarina SF Amir, pakar pendidikan yang juga cucu Ki Hadjar Dewantara. (HO/Antarina)

Menurutnya, pendidikan karakter tak boleh terkotak-kotak dalam satu mata pelajaran, melainkan harus diintegrasikan dalam semua aspek pembelajaran, termasuk melalui kegiatan sehari-hari seperti makan bersama, diskusi kelompok, hingga proyek kolaboratif.

Dalam bukunya, Antarina menghidupkan kembali filosofi pendidikan Ki Hadjar Dewantara: Niteni (mengamati), Nirokke (meniru), dan Nambahi (mengembangkan). Filosofi 3N ini, menurut Antarina, menggambarkan proses belajar yang dinamis—berawal dari pengamatan, dilanjutkan dengan meniru praktik baik, dan diakhiri dengan pengembangan ide secara kreatif dan inovatif.

“Ini menunjukkan bahwa pendidikan bukan hanya transfer pengetahuan, tetapi juga penciptaan pengetahuan baru,” jelasnya.

Di tengah tantangan dan perubahan zaman, semangat Ki Hadjar Dewantara terus hidup dalam pemikiran generasi penerusnya.

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini