"13 orang terduga anarko (12 laki2 dan 1 perempuan) diamankan karena terlibat dalam tindakan anarkis, melawan perintah petugas, serta melempari pengguna jalan tol dengan batu," tambahnya.
Kejadian tersebut menyebabkan kerusakan pada kendaraan dan membahayakan keselamatan masyarakat.
Atas kericuhan yang ditimbulkan mssa aksi yang terdiri dari berbagai elemen buruh, mahasiswa, dan masyarakat umum itu dipukul mundur dari titik aksi sekira pukul 17.15 WIB.
Polisi menyemburkan water cannon yang dibalas dengan petasan dari arah massa aksi, sampai akhirnya dibubarkan ketika sampai di arah Jalan Gerbang Pemuda.
Pada saat di bawah jalan layang Gerbang Pemuda, petugas kepolisian pun mengamankan beberapa demonstran.
Baca tanpa iklan