Para sahabat kemudian bertanya, "Wahai Rasulullah, kapankah waktu itu?".
Rasulullah SAW menjawab, "Yaitu ketika didirikannya salat Jumat sampai selesai." (HR Tirmidzi dan Ibnu Majah)
Baca juga: Bacaan Dzikir Hari Jumat Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Ada pula yang berpendapat bahwa waktu mustajab hari Jumat terletak pada waktu-waktu terakhir di hari Jumat yakni waktu antara Ashar dan Maghrib.
Pendapat ini disebut pendapat yang terkuat.
Landasannya didasarkan dari hadits yang dishahihkan Al Albani:
يَوْمُ الْجُمُعَةِ ثِنْتَا عَشْرَةَ - يُرِيدُ - سَاعَةً ، لَا يُوجَدُ مُسْلِمٌ يَسْأَلُ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ شَيْئًا، إِلَّا أَتَاهُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ ، فَالْتَمِسُوهَا آخِرَ سَاعَةٍ بَعْدَ الْعَصْرِ
"Pada hari Jumat ada dua belas, yang beliau maksud adalah dua belas waktu. Tidaklah seorang muslim memohon kepada Allah -'Azza wa Jalla- sesuatu (pada waktu-waktu tersebut) kecuali Allah akan mengabulkannya. Carilah waktu tersebut pada waktu terakhir setelah Ashar." (HR Abu Daud).
(Tribunnews.com/Latifah)
Baca tanpa iklan