News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Mensos Gus Ipul Ajak Karang Taruna Aktif dalam Pemutakhiran Data Bansos

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Dodi Esvandi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menekankan pentingnya peran Karang Taruna dalam membantu pemutakhiran data bantuan sosial (bansos), agar penyalurannya semakin tepat sasaran.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menekankan pentingnya peran Karang Taruna dalam membantu pemutakhiran data bantuan sosial (bansos), agar penyalurannya semakin tepat sasaran.

“Kami berharap Karang Taruna berkontribusi melalui aplikasi Cek Bansos, ikut menentukan sasaran yang lebih akurat. Mari ubah pola pikir: bansos itu sementara, pemberdayaan itu selamanya,” ujar Gus Ipul dalam keterangan tertulis, Senin (29/9/2025).

Pernyataan tersebut disampaikan saat membuka Kick Off Bulan Bakti Karang Taruna di Alun-alun Cirimekar, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Gus Ipul menegaskan, Karang Taruna merupakan mitra strategis pemerintah dalam mempercepat pencapaian kesejahteraan sosial. Ia mendorong generasi muda untuk tidak hanya menunggu peluang, tetapi aktif menciptakan perubahan.

“Karang Taruna adalah wadah akselerasi kesejahteraan sosial. Anak muda tidak boleh hanya menunggu kesempatan, tapi harus menciptakan kesempatan untuk berbuat,” tegasnya.

Baca juga: Bansos BPNT Bulan September 2025, Simak Cara Cek Daftar Penerimanya Menggunakan KTP

Ia juga mengingatkan bahwa peran utama Karang Taruna telah diatur dalam Undang-Undang No. 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial, yakni sebagai penggerak pemberdayaan sosial.

“Karang Taruna punya tugas utama di bidang pemberdayaan sosial, sebagai mitra pemerintah,” tutup Gus Ipul.

Acara tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono dan Ketua Umum Karang Taruna Budisatrio Djiwandono.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini