TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Amien Rais melontarkan kritik tajam dan tuduhan terhadap Presiden Prabowo Subianto dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Dalam unggahan video bertajuk ‘Juahkan Istana dari Skandal Moral, Amien Rais menyampaikan kritik yang kontroversial.
Bahkan, sejumlah elemen masyarakat pun mengecam dan melaporkan Amien Rais ke Polisi.
Menanggapi itu, Relawan Pro Prabowo (Probo) menyatakan tidak akan melaporkan Amien Rais atas pernyataannya di video tersebut.
Sebab, kritik merupakan bagian dari demokrasi yang dijamin oleh undang-undang.
"Kritik itu dilindungi oleh undang-undang, kita hidup di dalam negara yang demokrasi," kata Ketua Umum DPP Probo M. Rizky Hidayatullah setelah acara peluncuran portal mereka di kawasan Menteng, Jakarta, Jumat (15/5/2026).
Rizky menyatakan tidak akan serta-merta atau reaktif dalam menyikapi suatu kritik di ruang publik.
Baca juga: Lukas Luwarso Minta Seskab Teddy Mundur usai Video Amien Rais Ramai: Satu-satunya Cara yang Benar
Probo, kata dia, ingin menjaga semangat demokrasi tetap sehat tanpa harus menempuh langkah hukum.
“Kami menyikapi kritik itu dengan dewasa, tidak tiba-tiba kami menyikapi kritik itu dengan langkah-langkah yang kira-kira mengurangi semangat demokrasi tadi,” tuturnya.
Belakangan, Kementerian Komunikasi dan Digital telah menurunkan video pernyataan Amien dengan alasan hoaks serta fitnah.
Majelis Syuro Partai Ummat Ustaz Idrus Sambo bahkan menegaskan bahwa Amien Rais siap menghadapi konsekuensi atas ucapannya, baik secara hukum maupun agama.
Menurut Rizky, ketimbang menguras energi untuk bereaksi secara berlebihan terhadap kritik, Probo lebih baik mendukung dan mengkampanyekan program-program Presiden Prabowo Subianto yang dinilai berpihak kepada rakyat dan memperkuat kemandirian nasional.
Mereka pun telah meluncurkan portal relawan pro-prabo.com untuk memonitor kerja-kerja pemerintahan Presiden Prabowo.
“Ini ruang bersama tempat relawan bisa saling terhubung, berbagi informasi, menyampaikan gagasan, sampai mengorganisir kegiatan-kegiatan positif di tengah masyarakat,” ujar Rizky.
Baca tanpa iklan