TRIBUNNEWS.COM - Sejumlah relawan Pro Jokowi (Projo) menemui Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di kediamannya, Sumber, Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, Jumat (24/10/2025).
Wakil Ketua Umum (Waketum) Projo Freddy Alex Damanik mengatakan, pada kesempatan itu Jokowi menunjukkan ijazah aslinya kepada elite Projo.
“Kita tadi dipertunjukkan bahwa ijazah itu ada,” ujarnya, dilansir TribunSolo.com.
Freddy menilai, persoalan dugaan ijazah Jokowi sebenarnya tak perlu diungkit lagi.
Pasalnya, sudah jelas bahwa ijazah eks Gubernur Jakarta tersebut terbukti keasliannya.
“Sebetulnya ijazah tanya Mas Roy (Suryo) ajalah. Sebetulnya udah bolak-balik ijazah ini Pak Jokowi sudah menegaskan bahwa ijazahnya memang ada,” terangnya.
Menurutnya, dengan ditunjukkannya ijazah Jokowi, kembali meyakinkan publik bahwa ijazah tersebut memang benar-benar ada dan terbukti keasliannya.
“Dan Pak Jokowi sudah menunjukkan ke rektor, dekan. Bukan hanya menepis semua isu dan keraguan ijazah Pak Jokowi hilang terbakar memang ada dikeluarkan oleh UGM dan dipegang. Jadi selesai isu ijazah itu,” tuturnya.
Sebagaimana diketahui, gugatan dugaan ijazah palsu Jokowi mencuat pada beberapa tahun lalu.
Awalnya, penulis buku Jokowi Undercover, Bambang Tri Mulyono, mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat pada 3 Oktober 2022.
Ia menuduh Jokowi melakukan perbuatan melawan hukum dengan memakai ijazah palsu ketika mencalonkan diri sebagai presiden.
Baca juga: Terima Salinan Ijazah Jokowi Dari KPU, Roy Suryo: Sangat Signifikan Anehnya
Pada akhir tahun 2023, Presiden Jokowi resmi melayangkan laporan ke Polda Metro Jaya atas dugaan pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong.
Ia menegaskan bahwa dirinya baru mengambil langkah hukum setelah isu ini terus bergulir dan merugikan reputasinya sebagai kepala negara.
Mantan Wali Kota Solo ini akhirnya menjalani pemeriksaan oleh penyidik Polda Metro Jaya di Polresta Solo pada Rabu (23/7/2025).
Pemeriksaan ini dilakukan sebagai bagian dari penyidikan kasus dugaan fitnah dan pencemaran nama baik terhadap dirinya terkait tuduhan penggunaan ijazah palsu.
Baca tanpa iklan