Kasus ini menjadi titik awal dari rangkaian gugatan lanjutan, termasuk Citizen Lawsuit yang diajukan ke PN Solo pada 2025 oleh alumni Universitas Gadjah Mada (UGM).
Roy Suryo Terima Salinan Ijazah Jokowi dari KPU
Terpisah, Roy Suryo cs menerima langsung salinan ijazah Jokowi dari Komisi Pemilihan Umum RI (KPU) yang digunakan untuk proses mendaftar Pilpres 2014.
Setelah melihat salinan ijazah tersebut, Roy Suryo menilai kalau tuduhan dirinya soal kepalsuan ijazah Jokowi makin menguat.
Pasalnya, ucap Roy Suryo, ada beberapa hal janggal dari ijazah tersebut.
"Sangat signifikan, sangat signifikan anehnya. Bisa mengarah bahwa terjadi kepalsuan kata kuncinya itu. Jadi 99,9 persen tetap palsu terima kasih kita berikan support applause kepada Pak Bonatua ya. Ini kemenangan kita bersama," kata Roy Suryo saat ditemui awak media di Kantor KPU RI, Jakarta, Jumat.
Menurutnya, beberapa hal yang dianggap aneh dalam dokumen itu adalah adanya tulisan yang sengaja ditutup dan tidak bisa terlihat publik.
Padahal, seluruh catatan yang ada di dalam ijazah tersebut adalah suatu hal yang sangat krusial.
"Kenapa ada perbedaan dalam melakukan penutupan beberapa hal yang sangat krusial ini. Karena yang pertama itu, caranya penutupannya seperti ini, diputihkan. Kenapa sekarang beda dengan dulu?" kata Roy Suryo.
Atas salinan ijazah ini, Roy Suryo menegaskan pihaknya akan kembali melakukan pengecekan berulang.
"Kita juga punya cara-cara untuk mengetahui apa yang ada. Dan kalau satu ternyata berbeda dengan yang ada yang kami punya rumusnya, itu tentu sudah ada hal yang aneh. Saya sangat tersenyum melihat ini," ujarnya.
(Tribunnews.com/Deni/Rizki)(TribunSolo.com/Ahmad Syarifudin)
Baca tanpa iklan