News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Proyek Kereta Cepat

Ignasius Jonan & AHY Dipanggil Diduga Bahas Whoosh, Pengamat: Prabowo Cari Antitesa Saat Ada Masalah

Penulis: Rizkianingtyas Tiarasari
Editor: Bobby Wiratama
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

POLEMIK UTANG WHOOSH - Dalam foto: Penumpang turun dari Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau Whoosh setibanya di Stasiun Kereta Cepat Halim, Jakarta, Rabu (29/10/2025). Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis, Agung Baskoro, menanggapi dipanggilnya Mantan Menteri Perhubungan RI Ignasius Jonan dan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) oleh Presiden RI Prabowo Subianto. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN

"[Termasuk dipanggilnya Ignasius Jonan yang kala itu menolak], [lalu AHY] yang sebenarnya Demokrat itu bukan orang yang satu irama dengan Pak Jokowi secara politik."

Menurut Agung, dengan mencari antitesis ini, dirinya cukup senang, lantaran Prabowo berarti mencari perspektif yang berbeda terhadap suatu program yang bermasalah, termasuk polemik Whoosh.

Sebab, selama ini publik hanya diberi sajian tentang tanggapan dari pihak yang masih mendukung Whoosh, seperti Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan.

Atau, tanggapan normatif dari Menteri Keuangan RI (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa, atau Menteri Investasi dan Hilirisasi RI sekaligus CEO BPI Danantara Rosan Roeslani.

Agung berharap, dengan dipanggilnya AHY dan Jonan, maka polemik Whoosh dapat diobservasi dengan lebih objektif.

"Jadi, dengan dua orang ini hadir saja, saya dalam tanda petik 'cukup senang,' karena bisa melihat dalam bingkai yang yang lain," tutur Agung.

"Karena kan selama ini di publik, kita dengarnya ada Pak Luhut, kemudian respon Pak Purbaya atau Pak Rosan, atau dari Danantara yang lain semacam itu."

"Nah, kalau ada Mas AHY, ada Mas Jonan, ah ini berimbang, asyik ini kita lihatnya. Jadi lebih objektif melihat masalah ini."

Dipanggil ke Istana

Mantan Menteri Perhubungan RI sekaligus Direktur Utama (Dirut) KAI 2009-2014, Ignasius Jonan, beserta Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dipanggil ke Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat di hari yang sama, Senin (3/11/2025).

Namun, keduanya memberikan keterangan yang berbeda.

AHY yang tiba di Istana lebih dahulu, mengaku akan menemui Prabowo langsung untuk membahas sejumlah isu, salah satunya adalah kereta cepat Whoosh. 

"Mau melaporkan tentunya sekaligus meminta arahan-arahan dari beliau, dari Bapak Presiden tentang banyak. Termasuk kereta cepat," kata AHY, Senin (3/11/2025).

Ia menyampaikan, pembahasan akan berkaitan dengan restrukturisasi utang proyek Whoosh tersebut.

Nantinya, pihak PT KAI (Persero) juga hadir untuk mendapatkan sejumlah petunjuk dan arahan dari Prabowo, demi menyelesaikan masalah tersebut.

"Iya, tentunya kita ingin mendapatkan sejumlah guidance [arahan] dari Bapak Presiden. Ya tentu kita ingin melihat berbagai isu, ya, termasuk KCIC Jakarta-Bandung, ada permasalahan-permasalahan yang harus kita carikan solusinya juga dengan sejumlah opsi tentunya," tuturnya.

Halaman
1234
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini