TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menutup tahun 2025 dengan sederet capaian yang dinilai memperkuat jati diri bangsa.
Setelah dua dekade pascareformasi yang kerap disebut sebagai masa “kosong” pembinaan ideologi, BPIP kini menegaskan kehadirannya lewat kerja nyata—dari ruang kelas di wilayah 3T hingga meja kebijakan nasional.
Kepala BPIP Yudian Wahyudi menekankan bahwa Pancasila tidak boleh berhenti sebagai slogan atau sekadar hafalan.
“Pancasila harus hidup dalam kebijakan, pendidikan, dan tindakan nyata masyarakat. Kerja BPIP adalah memastikan nilai-nilai Pancasila benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat,” ujarnya dalam acara Refleksi Akhir Tahun 2025 di Perpusnas, Jakarta Pusat, Senin (15/12/2025).
BPIP menetapkan Peraturan Nomor 4 Tahun 2024 sebagai dasar arah pembinaan ideologi.
Regulasi ini melahirkan Peta Jalan Pembinaan Ideologi Pancasila 2025–2029, yang melibatkan 47 kementerian/lembaga dan 38 pemerintah provinsi.
Dari peta jalan tersebut, lebih dari 1.049 aksi pembinaan dirancang secara sistematis.
“Peta jalan ini bukan sekadar dokumen administratif, melainkan kompas bersama agar setiap kebijakan publik selaras dengan Pancasila,” tegas Yudian.
Baca juga: Menyongsong Sistem Ekonomi Pancasila
Gerakan Akar Rumput
Sepanjang 2025, BPIP menggerakkan 18.275 Relawan Kebajikan Pancasila di berbagai daerah.
Mereka menjadi motor penggerak nilai gotong royong, kemanusiaan, dan persatuan di tingkat masyarakat.
Literasi Pancasila juga diperkuat lewat Jurnal Pancasila, ribuan konten digital, serta Serambi Pancasila hasil kerja sama dengan ANRI.
Indeks Aktualisasi Pancasila
Penguatan ideologi kini diukur berbasis data.
Indeks Aktualisasi Pancasila (IAP) naik dari 72,93 pada 2022 menjadi 77,73 pada 2025.
“Pengukuran ini penting agar pembinaan ideologi tidak berjalan tanpa arah. Kita ingin memastikan ada kemajuan yang terukur,” kata Yudian.
BPIP bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menyelesaikan 24 Buku Teks Utama Pendidikan Pancasila untuk jenjang SD hingga SMA.
Baca tanpa iklan