News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Banjir Bandang di Sumatera

Menko PMK Pratikno: 72 Jalan Nasional di Sumatra Kembali Berfungsi

Penulis: Muhamad Deni Setiawan
Editor: Bobby Wiratama
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

BENCANA SUMATERA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno di Banda Aceh melalui sambungan video yang disiarkan langsung di kanal Youtube BNPB Indonesia pada Kamis (25/12/2025). Ia menyebut, secara kerseluruhan, sebanyak 72 ruas dari 81 ruas jalan nasional yang terdampak di Aceh, Sumut, dan Sumbar sudah kembali berfungsi. 

TRIBUNNEWS.COM - Satu bulan telah berlalu semenjak bencana banjir bandang dan tanah longsor menerjang Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar).

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno mengatakan, secara keseluruhan sebanyak 72 ruas dari 81 ruas jalan nasional yang terdampak di Aceh, Sumut, dan Sumbar sudah kembali berfungsi. 

"Terkait dengan konektivitas dan transportasi secara keseluruhan, dari 81 ruas jalan nasional yang terdampak di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat itu sudah 72 ruas atau hampir 90 persen sudah kembali berfungsi," tuturnya dalam konferensi pers daring, Kamis (25/12/2025).

Namun, 9 ruas lainnya masih dalam proses percepatan penanganan. 

"Ini terus dipercepat pengerjaannya, tidak ada berhentinya, agar konektivitas dan distribusi logistik serta akses layanan darurat bisa semakin lancar," ucapnya.

Tak Ada Libur

Saat ini pemerintah terus bekerja untuk memulihkan daerah terdampak bencana.

Pratikno menyebut, tak ada libur untuk menangani bencana jelang pergantian tahun ini.

"Tidak ada libur, semuanya terus bekerja demi masyarakat, menolong masyarakat yang terdampak bencana," ujar Pratikno.

Ia menyatakan, berkat gotong royong semua pihak, sebanyak 12 kabupaten/kota di Aceh, Sumut, dan Sumbar sudah masuk ke transisi menuju fase pemulihan.

Namun, di Aceh masih ada 11 kabupaten/kota yang memperpanjang status tanggap darurat.

"Tapi saat ini masih dibahas. Semua ini dilakukan untuk memastikan upaya tanggap darurat yang dibutuhkan oleh warga bisa terlaksana dengan maksimal dan agar daerah benar-benar siap masuk ke fase pemulihan," terangnya.

Baca juga: Sebut Banjir Bandang Sumatra sebagai Bencana Ekosistem, Ekonom: Bisa Sebabkan Pemiskinan Massal

Jumlah Korban

Pada Kamis kemarin, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi (Kapusdatin) BNPB Abdul Muhari mengungkapkan update jumlah korban bencana banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar.

Abdul Muhari mengatakan, jumlah korban meninggal dunia bertambah enam orang sehingga totalnya mencapai 1.135 orang.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini