News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Daftar Partai Dukung Kepala Daerah Tak Lagi Dipilih Rakyat tapi DPRD, Terbaru Gerindra

Penulis: Yohanes Liestyo Poerwoto
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

DIPILIH DPRD - Warga memasukkan kertas suara usai melakukan pencoblosan di TPS 046 Cipete Selatan, Jakarta, Rabu (27/11/2024). Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan pemungutan suara Pilkada 2024 berlangsung serentak pada 27 November 2024. Ada total empat partai mendukung usulan agar kepala daerah dipilih DPRD. Partai yang dimaksud yakni PKB, PAN, Golkar, dan terbaru Gerindra. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN

Di sisi lain, Wakil Ketua MPR itu menekankan agar pembahasan soal sistem pemilihan tidak sebatas terkait teknis semata tetapi harus bertujuan untuk memperkuat kualitas demokrasi Pancasila.

“Kita harus kembali melihat semangat sila keempat Pancasila dan bagaimana demokrasi kita diperkuat kualitasnya. Pada akhirnya, yang paling penting adalah memastikan hasil pemilu benar-benar mencerminkan kehendak rakyat,” kata Eddy.

Di sisi lain, dia turut menyoroti maraknya politik uang dalam pemilu di Indonesia. Menurutnya, hal tersebut menjadi persoalan mendasar demokrasi di Indonesia.

Sehingga, Eddy menilai perbaikan pemilu tidak hanya terkait sistemnya saja tetapi juga penegakan hukum ketika adanya politik uang.

Tak cuma itu, ia juga menginginkan adanya perkuatan pendidikan politik kepada masyarakat agar demokrasi di Indonesia semakin berkualitas.

“Masyarakat perlu diberikan pendidikan politik yang memadai agar memahami bahwa money politics adalah ancaman serius. Pejabat yang terpilih melalui politik uang cenderung tidak menjalankan amanah rakyat, karena merasa sudah ‘menunaikan kewajibannya’ saat proses transaksi politik itu terjadi,” kata Eddy.

Golkar: Biar Tidak Pusing-pusing Lagi

Ketua Umum Golkar, Bahlil Lahadalia, mendukung kepala daerah dipilih oleh DPRD saja agar masyarakat tidak pusing lagi.

Hal ini disampaikan oleh Bahlil di hadapan Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka di HUT ke-61 Golkar di Istora Senayan, Jakarta, pada 5 Desember 2025 lalu.

Ia mengakui banyak pro kontra terkait usulan tersebut. Sehingga, Bahlil menegaskan perlunya kajian mendalam.

"Khusus menyangkut pilkada, setahun lalu kami menyampaikan kalau bisa pilkada dipilih lewat DPR saja."

"Banyak pro kontra, tapi setelah kita mengkaji, alangkah lebih baiknya memang kita lakukan sesuai dengan pemilihan lewat DPR kabupaten/kota biar tidak lagi pusing-pusing. Saya yakin ini perlu kajian mendalam," ujar Bahlil.

Ia mengungkapkan pembahasan soal RUU bidang politik bisa dimulai tahun depan.

Namun, Bahlil meminta agar pembahasan dibahas secara komprehensif dan menerima masukan dari berbagai pihak.

Gerindra: Kepala Daerah Dipilih DPRD demi Efisiensi

Gerindra menjadi partai terbaru yang mendukung usulan kepala daerah dipilih oleh DPRD.

Sekjen Gerindra, Sugiono, mengungkapkan alasan partainya mendukung adalah usulan tersebut dapat membuat adanya efisiensi di berbagai sisi seperti proses penjaringan kandidat, mekanisme pemilihan, hingga biaya politik.

Halaman
1234
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini