"Ya, tentu kita belum putuskan karena ini stimulan di akhir tahun. Tahun depan baru awal tahun," kata Airlangga di Jakarta, Kamis (4/12/2025), dikutip dari Kompas.com.
Menurut Airlangga, BLT Kesra dirancang sebagai stimulus untuk menjaga daya beli masyarakat pada kuartal keempat 2025, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi.
"Stimulan itu untuk mendorong daya beli masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi," ujarnya.
Demikian halnya dengan BSU Rp 600 ribu yang sempat disalurkan kepada para pekerja. Hingga berita ini ditulis, pemerintah juga belum mengumumkan kepastian BSU 2026.
Sebagai informasi, jika merujuk pada Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 5 Tahun 2025, BSU hanya dijadwalkan untuk periode Juni dan Juli 2025.
(Tribunnews.com/Sri Juliati)
Baca tanpa iklan