TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Eks Direktur Gas, Petrokimia, dan Bisnis Baru PT Pertamina International Shipping (PIS) Arief Sukmara membenarkan adanya permainan golf bersama di Thailand.
Permainan golf tersebut berisikan 8 pejabat PT PIS bersama pihak swasta penyedia kapal diwakili Dimas Werhaspati dan Gading Ramadhan Joedo.
Pejabat PIS tersebut di antaranya Sani Dinar Saifuddin dan Agus Purwono.
Adapun hal itu diungkapkan Arief Sukmara saat dihadirkan sebagai saksi dalam sidang dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina (Persero) 2018-2023, Pengadilan Negeri Tipikor Jakarta Pusat, pada Selasa (6/1/2026).
Arief Sukmara menjadi saksi untuk enam terdakwa, di antaranya:
- Sani Dinar Saifuddin selaku eks Direktur Feedstock And Produk Optimization PT Pertamina Internasional Shipping
- Yoki Firnandi selaku eks Direktur Utama PT Pertamina International Shipping
- Agus Purwono selaku eks Vice President (VP) Feedstock
- Muhammad Kerry Andrianto Riza selaku Beneficial Owner PT Navigator Katulistiwa
- Dimas Werhaspati selaku Komisaris PT Navigator Katulistiwa
- Gading Ramadhan Joedo selaku Komisaris PT Jenggala Maritim sekaligus Direktur Utama PT Orbit Terminal Merak.
Jaksa awalnya menyinggung soal olahraga golf dalam persidangan.
Sukmara mengakui dirinya memang suka bermain golf.
Baca juga: Sidang Korupsi Minyak Mentah Pertamina, Terungkap Trafigura Hubungi Agus Purwono Agar Menang Lelang
Saat diselisik Jaksa soal kemungkinan sering bermain golf di luar negeri.
Sukmara mengaku dirinya jarang melakukannya.
"Apakah saudara pernah menghadiri atau ikut serta di dalam permainan golf di Thailand yang diselenggarakan Pak Dimas?" tanya jaksa.
Menyikapi pertanyaan jaksa, Sukmara mengatakan permainan golf tersebut tidak diselenggarakan Dimas.
Baca juga: Sidang Korupsi Minyak Mentah Pertamina, Orang BP Singapore Akui Pernah Beri Tas Golf ke Edward Corne
"Maaf pak, saya main di Bangkok, Thailand sesuai di berita acara saya, tapi saya tidak menyatakan itu diselenggarakan Pak Dimas," ucap Sukmara.
Sukmara pun mengatakan bila ajang golf tersebut dibiayai masing-masing secara patungan.
"Masing-masing pak, patungan kita," ucap Sukmara.
Sukmara pun memastikan bila biaya untuk bermain golf di Thailand berasal dari patungan.
Baca tanpa iklan