TRIBUNNEWS.COM - Pengacara Eggi Sudjana, Elida Netty, membenarkan ada dua polisi aktif yang ikut hadir saat pertemuan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis dengan eks Presiden ke-7, Joko Widodo (Jokowi) di Solo.
Eggi Sudjana merupakan Ketua Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) dan Damai merupakan Koordinator Advokat TPUA, yang sebelumnya mempermasalahkan keaslian ijazah Jokowi hingga kini menjadi tersangka pencemaran nama baik dalam kasus tudingan ijazah palsu Jokowi.
Nama Eggi dan Damai mencuat setelah menemui Jokowi di kediamannya di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Jawa Tengah, pada Kamis (8/1/2026) lalu.
Bahkan, disebutkan ada polisi aktif yang menangani kasus ijazah juga yang hadir dalam pertemuan tersebut.
Hal itu disampaikan oleh Roy Suryo setelah dia mendapatkan informasi dari seorang sahabatnya yang kebetulan mendengar percakapan telepon antara Eggi dan sahabatnya pada Jumat (9/1/2026) siang, bahkan percakapan tersebut juga telah direkam.
Namun, dari pihak Jokowi yakni Sekjen Peradi Bersatu, Ade Darmawan, membantah kehadiran polisi aktif.
"Saya sempat berkomunikasi dengan Bang Darmizal di Rejo, Relawan Jokowi, bahwa itu tidak ada kok (polisi aktif). Mereka-mereka aja (Jokowi dengan Eggi dan Damai beserta kuasa hukum)."
"Apapun itu kan isu selalu digoreng, ada polisi lah," ucap Ade, Kamis (15/1/2026), dikutip dari YouTube tvOne.
Berbeda dengan Ade, Netty yang ikut mendampingi Eggi saat pertemuan itu tidak membantahnya dan menyebutkan bahwa dua polisi aktif yang ikut itu merupakan penyidik Polda Metro Jaya.
"Benar (ada polisi aktif yang ikut hadir di Solo), penyidik dari Polda Metro Jaya," ungkap Netty, Jumat (16/1/2026), dikutip dari YouTube tvOne.
"Permintaan saya (polisi ikut hadir saat bertemu Jokowi)," tambahnya.
Baca juga: Jokowi Ajukan RJ, SP3 Terbit untuk Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis dalam Kasus Ijazah Palsu
Netty mengatakan, alasannya meminta penyidik Polda Metro Jaya itu ikut karena untuk berkoordinasi dengan pihak Jokowi.
"Saya kan enggak kenal dengan orang sana, kan di situ ada Paspampres, tentu ada pengamanan," jelasnya.
"(Polisi) Hanya mendampingi pertemuan. Jadi saya minta boleh enggak biar bisa kami aman di situ, kami berangkatlah dari transit Riau sampai di sana mereka sudah hadir, sudah ada." imbuh Netty.
Baca tanpa iklan