TRIBUNNEWS.COM - Komisaris Utama Pertamina periode 2019-2024, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menyinggung nama mantan Direktur Utama PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Djoko Priyono di dalam sidang dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang pertamina di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Selasa (27/1/2026).
Djoko Priyono disebut Ahok sebagai salah satu orang yang berkinerja terbaik di Pertamina, tetapi justru jabatannya dicopot.
Bahkan, Ahok mengaku menangis saat mengetahui bahwa Djoko Priyono dicopot jabatannya.
Sebagai informasi, Ahok menjadi saksi dari jaksa penuntut umum (JPU) dalam kapasitasnya sebagai eks Komut Pertamina pada perkara dugaan korupsi tata kelola minyak mentah.
"Ketika dia (Djoko Priyono) dicopot, saya pun nangis. Saya telepon dia. Dia bilang gini, 'pak, sudahlah pak, saya di Yogya saja, kerja las saja' dia bilang," kata Ahok, dikutip dari tayangan YouTube Kompas TV.
"Saya pikir BUMN ini keterlaluan mencopot orang yang bukan meritokrasi. Kenapa orang yang mau melakukan yang saya lakukan dicopot?" tegasnya.
Ahok lalu menantang JPU untuk memeriksa Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).
Baca juga: Ahok Blak-blakan di Sidang: Jadi Komut Pertamina karena Jokowi, Mundur karena Ganjar
"Ini orang terbaik Pak Djoko itu, makanya saya tulis dicopot. Makanya saya selalu bilang sama pak jaksa, kenapa saya mau laporin ke jaksa? Periksa tuh sekalian BUMN, periksa tuh Presiden bila perlu, kenapa orang terbaik dicopot?" imbuhnya.
Lantas, siapa sosok Djoko Priyono? Berikut profilnya.
Profil Djoko Priyono
Djoko Priyono adalah mantan pejabat tinggi di PT Kilang Pertamina Internasional.
Ia sempat mengemban jabatan sebagai Dirut PT Kilang Pertamina Internasional.
Djoko tercatat aktif menduduki posisi Dirut PT Kilang Pertamina Internasional sejak tahun 2021 hingga 2022.
Jabatan Joko Priyono kala itu digantikan oleh Taufik Aditiyawarman pada 15 Maret 2022 berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham (RPS).
Djoko Priyono telah malang melintang berkarier PT Pertamina (Persero).
Ia tercatat pernah menjabat sebagai GM Refinery Unit IV unit kerja pengolahan PT Pertamina di Cilacap.
Baca tanpa iklan