News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

BPJS Kesehatan dan Dirut Ghufron Mukti Borong Penghargaan IGRC Awards 2025

Editor: Content Writer
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

RAIH IGRC AWARDS - BPJS Kesehatan meraih dua penghargaan di IGRC Awards 2025 berkat penerapan tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan yang terintegrasi. Sementara itu, Direktur Utama BPJS Kesehatan Ghufron Mukti dinobatkan sebagai The Most Trusted Leader in GRC, Kamis (29/1/2026).

TRIBUNNEWS.COM – BPJS Kesehatan kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih dua penghargaan dalam ajang Indonesian Governance Risk and Compliance (IGRC) Awards 2025. Penghargaan tersebut diberikan atas komitmen BPJS Kesehatan dalam menerapkan tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan atau Governance, Risk, and Compliance (GRC) secara terintegrasi.

Dalam ajang tersebut, BPJS Kesehatan meraih penghargaan kategori The Most Trusted Financial Company in GRC. Sementara itu, Direktur Utama BPJS Kesehatan Ghufron Mukti dinobatkan sebagai The Most Trusted Leader in GRC, Kamis (29/1/2026).

Ghufron mengatakan, penghargaan ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh insan BPJS Kesehatan dalam menjaga tata kelola organisasi yang transparan, akuntabel, dan berintegritas.

“Penghargaan ini merupakan hasil kerja seluruh Duta BPJS Kesehatan. Penerapan GRC menjadi fondasi utama dalam menjaga kepercayaan publik terhadap pengelolaan Program JKN secara transparan, akuntabel, dan berintegritas,” ujar Ghufron.

Menurutnya, penerapan GRC juga menjadi instrumen penting agar BPJS Kesehatan mampu menjalankan amanat negara secara profesional dan bertanggung jawab, sekaligus menjaga keberlanjutan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Baca juga: Wajib Tahu! Ini Daftar 21 Penyakit dan Layanan yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan

Seiring penguatan tata kelola, capaian kepesertaan Program JKN juga terus menunjukkan tren positif. Hingga akhir 2025, cakupan kepesertaan JKN telah mencapai lebih dari 98 persen atau sekitar 282,7 juta penduduk Indonesia.

“Dari sisi kinerja keuangan dan akuntabilitas, laporan keuangan Dana Jaminan Sosial (DJS) Kesehatan dan BPJS Kesehatan berhasil meraih Opini Audit Wajar Tanpa Modifikasian (WTM) sebanyak 11 kali sejak penyelenggaraan Program JKN, atau 33 kali berturut-turut sejak era PT Askes (Persero). Ini menjadi indikator kuat penerapan tata kelola yang baik,” jelas Ghufron.

Penguatan integritas internal juga tercermin dari peningkatan skor Survei Penilaian Integritas (SPI) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Skor SPI BPJS Kesehatan tercatat meningkat signifikan dari 72,29 pada 2023 menjadi 82,06 pada 2024.

Di sisi layanan, BPJS Kesehatan terus memperluas kemudahan akses bagi peserta melalui penguatan layanan digital dan tatap muka. Sejumlah inovasi yang dikembangkan antara lain Aplikasi Mobile JKN, Pelayanan Administrasi melalui WhatsApp (PANDAWA) di nomor 0811-8165-165, serta Care Center 165.

“Berbagai inovasi tersebut kami hadirkan untuk mendorong layanan yang semakin cepat, mudah, dan responsif bagi peserta,” terang Ghufron.

Selain itu, BPJS Kesehatan juga memperkuat upaya promotif dan preventif melalui skrining riwayat kesehatan, Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis), serta Program Rujuk Balik (PRB). Langkah ini bertujuan menekan risiko penyakit katastropik sekaligus meningkatkan kualitas hidup peserta JKN.

“Penghargaan IGRC Awards 2025 menjadi pemacu bagi BPJS Kesehatan untuk terus berbenah. Kami berkomitmen memperkuat kapabilitas GRC agar Program JKN tetap berkelanjutan, berkeadilan, dan memberikan manfaat optimal bagi seluruh peserta,” tegas Ghufron. (*)

Baca juga: Pengobatan Pasca CKG Gratis 15 Hari Pertama, Selanjutnya Ditanggung BPJS Kesehatan

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini