News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Dugaan Korupsi Dana CSR

KPK Telusuri Aktivitas Ridwan Kamil di Luar Negeri, Endus Penukaran Uang Asing Miliaran Rupiah

Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Adi Suhendi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

PEMERIKSAAN RIDWAN KAMIL - Mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berjalan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (2/12/2025). Penyidik KPK kini mendalami aktivitas Ridwan Kamil di luar negeri serta sumber pembiayaannya.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah menggeser fokus penyidikan dalam kasus dugaan korupsi pengadaan iklan di Bank BUMD Jabar. 

Kini, penyidik lembaga antirasuah tersebut tengah mendalami aktivitas mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (RK), khususnya kegiatan di luar negeri serta sumber pembiayaannya.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengungkapkan bahwa penyidik menemukan adanya dugaan transaksi penukaran mata uang asing dalam jumlah fantastis yang dilakukan dalam kurun waktu 2021 hingga 2024.

"Karena memang ada aktivitas-aktivitas di luar negeri yang kemudian kami dalami, maka kami juga mendalami berkaitan dengan penukaran-penukaran uang yang dilakukan," ujar Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Jumat (30/1/2026).

Budi menyebut, berdasarkan data yang dikantongi penyidik sejauh ini, nilai transaksi penukaran uang tersebut cukup signifikan.

Baca juga: KPK Panggil Asisten Pribadi Ridwan Kamil Terkait Korupsi Dana Iklan

"Sejauh ini kami meng-capture, ada dugaan penukaran mata uang asing ke rupiah yang nilainya juga mencapai miliaran rupiah," ungkapnya.

Budi menjelaskan bahwa penanganan perkara ini telah berkembang. 

Selain fokus pada klaster satu yakni dugaan penyimpangan dan pengondisian pengadaan iklan yang telah menyeret lima tersangka, penyidik kini masuk ke klaster kedua.

Klaster ini secara spesifik mendalami komunikasi yang dilakukan Ridwan Kamil dengan pihak Bank BUMD Jabar saat masih menjabat sebagai gubernur, serta aktivitas pribadinya.

"Kami masuk lagi untuk mendalami aktivitas ataupun kegiatan-kegiatan dari Pak RK, baik yang di dalam negeri maupun di luar negeri, termasuk bersama siapa saja, kepentingannya untuk apa saja, dan juga sumber pembiayaannya," jelas Budi.

Baca juga: Potret Rumah Botol Ridwan Kamil–Atalia di Cigadung Bandung: Sepi, Hanya Pegawai yang Terlihat

Untuk memvalidasi temuan ini, penyidik KPK secara maraton melakukan pemeriksaan saksi. 

Pada Kamis (29/1/2026), KPK telah memeriksa Randy Kusumaatmadja, asisten pribadi Ridwan Kamil. 

Selain itu, pemeriksaan juga menyasar pihak swasta dari sektor penukaran uang (money changer).

Saksi-saksi yang dipanggil antara lain Direktur Golden Money Changer, Djunianto Lemuel, dan pegawainya, Arti. 

Keterangan mereka dibutuhkan untuk mencocokkan data transaksi penukaran uang yang diduga berkaitan dengan aktivitas RK.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini