TRIBUNNEWS.COM - Di era modern saat ini, fenomena anxiety atau gangguan kecemasan berlebih menjadi tantangan kesehatan mental yang signifikan bagi banyak orang.
Manifestasi dari kondisi ini dapat berupa pola pikir overthinking, kegelisahan batin, hingga kekhawatiran yang tidak berdasar secara objektif.
Di dalam ajaran agama Islam sendiri, ada sejumlah tuntunan yang dapat memberikan ketenangan hakiki untuk menghadapi cobaan tersebut dengan mengandalkan kedekatan spiritual kepada Allah SWT.
Salah satu bentuk ikhtiar batiniah yang diajarkan oleh Rasulullah SAW adalah melalui doa perlindungan dari berbagai penyakit hati dan pikiran yang dapat memperburuk kondisi psikologis seseorang.
Dikutip dari Akun Resmi Ditjen Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI, berikut ini adalah Doa Perlindungan dari Perasaan Anxiety atau Kecemasan:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْجُبْنِ وَالْبُخْلِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ، وَقَهْرِ الرِّجَالِ
Bacaan Latin
Allahumma inni a‘ūdzu bika minal-hammi wal-ḥazani, wa a‘ūdzu bika minal-‘ajzi wal-kasali. Wa a‘ūdzu bika minal-jubni wal-bukhli, wa a‘ūdzu bika min ghalabatid-daini wa qahrir-rijāli.
Terjemahan
Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kesedihan dan kegundahan. Aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan dan kemalasan.
Aku berlindung kepada-Mu dari sifat pengecut (rasa takut) dan sifat kikir.
Dan aku berlindung kepada-Mu dari lilitan utang serta penindasan orang-orang.
Baca juga: Doa agar Rezeki Lancar Setiap Hari dan Diberi Keberkahan
Landasan Hadits
Doa ini sendiri bersumber dari riwayat Imam Abu Daud yang bisa dikatakan sebagai salah satu kitab hadits utama yang shahih.
Rasulullah SAW rutin mengamalkan doa ini sebagai permohonan perlindungan dari kegelisahan jiwa yang bersifat destruktif.
Dalam konteks medis modern, cakupan doa ini sangat relevan untuk mengatasi gejala anxiety dan tekanan mental.
Baca tanpa iklan